RADAR SURABAYA – Setelah dikabarkan hilang selama satu minggu, bocah berumur empat tahun di Jambi ditemukan tewas di bawah gardu listrik dengan kondisi mayat yang telah membusuk. Penemuan ini berawal dari kecurigaan warga dengan bau busuk di sekitar gardu listrik.
Peristiwa temuan mayat ini membuat warga Jambi geger, pasalnya mayat tersebut merupakan bocah setempat bernama Pinto, 4, yang sebelumnya telah dikabarkan hilang selama satu minggu.
Kejadian ini terjadi di RT 28, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi pada Minggu (6/10).
Bermula dari kecurigaan warga yang terganggu atas bau busuk yang amat kuat di sekitar gardu listrik.
Hal ini kemudian yang mengantarkan warga untuk mengecek asal bau menyengat itu, dan ditemukan sebuah mayat dengan kondisi telah membusuk.
Dimana tubuhnya sudah menghitam dengan bagian tengkorak kepala sudah terkelupas, bola mata hilang, dan punggung yang berlubang.
Atas temuan itu, seketika lokasi penemuan mayat ramai dikerumuni warga. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke polisi.
Sebelumnya diketahui jika korban telah menghilang sejak Minggu (29/9). Pihak keluarga lalu membuat laporan kehilangan korban ke kantor polisi pada keesokan harinya, Senin (30/9).
Warga setempat juga telah membantu untuk mencari keberadaan bocah tersebut hingga ke Danau Sipin, karena sebelumnya korban terlihat bermain bersama teman-temannya di sekitaran drainase.
Camat Danau Sipin, Kota Jambi Efran berkata jika pihak mereka tak menyangka akan mendapati korban meninggal dengan kondisi mengenaskan di bawah gardu listrik.
"Kita tidak menduga ditemukan di sini, karena posisinya kan jauh itu lokasi dari laporan yang disampaikan. Awalnya kan (diduga hilang) di drainase dan ternyata ditemukan di sini," ungkap Efran, Minggu (6/10).
Saat ini jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk melakukan autopsi, hal ini merupakan keinginan dari pihak keluarga yang merasa jika kondisi jenazah korban terasa tidak wajar.
Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk menemukan apa penyebab kematian korban.
"Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, dan jenazah anak ini sudah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi," kata Kanit Reskrim Polsek Telanaipura, Iptu Junaidi pada Minggu (6/10).
Kejadian ini lantas ramai di berbagai sosial media yang menduga-duga apa penyebab atas meninggalnya korban, lantaran menurut warganet kondisi jenazah korban yang amat tragis dan tidak wajar. Salah satunya pada akun instagram @wowcreepy_id pada Senin (7/10).
“korban perdagangan organkah?,” tulis @dur***
“kok adaa ya orang yang tega banget ama anak kecil,” tulis @7us***
“di bawah gardu listrik?? Kesetrum kali ah.. curiga,” tulis @tom*** (ang/mag/jay)
Editor : Jay Wijayanto