RADAR SURABAYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (13/10).
Dalam operasi tersebut, tim penindakan KPK diduga mengamankan seorang penyelenggara negara.
Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan adanya kegiatan penindakan yang dilakukan personel lembaga antirasuah tersebut. Namun, dia belum mengungkap identitas maupun jabatan pihak yang diamankan.
"Benar ada kegiatan lapangan oleh pegawai KPK," kata Setyo saat dikonfirmasi JawaPos.com, Selasa (13/10).
Setyo menyatakan, KPK akan menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.
Baca Juga: Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, 500 Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan
"Untuk para pihak siapa-siapa yang diamankan, akan diinformasikan lebih lanjut," ujarnya.
KPK Diduga Amankan Barang Bukti Uang
Selain mengamankan pihak yang diduga terlibat, operasi tangkap tangan KPK di lingkungan BNPB tersebut diduga turut mengamankan barang bukti berupa uang.
Meski demikian, KPK belum membeberkan nominal uang yang diamankan. Lembaga antirasuah itu juga belum menjelaskan perkara yang menjadi dasar pelaksanaan OTT tersebut.
Identitas pihak yang diamankan, dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki, serta peran masing-masing pihak masih menunggu keterangan resmi dari KPK.
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.
Belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai hasil OTT, jumlah pihak yang diamankan, maupun barang bukti yang disita.
Perkembangan kasus ini masih menunggu pengumuman resmi KPK.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : jawapos.com