Satgas Bencana ITS Cek Pelabuhan Maumere, Pastikan Jalur Logistik Tetap Berfungsi

Rahmat Sudrajat • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:44 WIB
Tim ahli ITS melakukan pengecekan infrastruktur bangunan dermaga di Pelabuhan Lorens Say, Maumere. (ITS)
Tim ahli ITS melakukan pengecekan infrastruktur bangunan dermaga di Pelabuhan Lorens Say, Maumere. (ITS)

RADAR SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerjunkan Satuan Tugas (Satgas) Bencana ke wilayah Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memastikan infrastruktur vital tetap berfungsi setelah gempa bumi melanda wilayah tersebut.

Tim Satgas Bencana ITS melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah fasilitas penting, terutama pelabuhan, jalan,

dan jembatan yang menjadi jalur utama distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak gempa.

Ketua Tim Satgas Bencana ITS, Mudji Irmawan, mengatakan dampak gempa di wilayah Maumere tergolong signifikan.

Sejumlah objek vital mengalami kerusakan, termasuk gedung terminal penumpang di kawasan pelabuhan yang terdampak secara struktural akibat guncangan.

Dermaga Pelabuhan Lorens Say Masih Layak

Meski terdapat kerusakan pada sejumlah fasilitas, kondisi struktur dermaga di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, masih dinilai cukup kokoh untuk melayani kapal-kapal besar.

Baca Juga: Jawa Timur Rawan Gempa, BPBD Perkuat Mitigasi Lewat Desa Tanggap Bencana

“Stabilitas dermaga ini menjadi poin krusial karena pelabuhan saat ini berfungsi sebagai jalur utama pengiriman logistik bantuan sembako,” tutur Mudji, Jumat (21/8).

Menurutnya, keberadaan pelabuhan sangat penting dalam penanganan pascabencana. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu akses utama untuk mengirimkan kebutuhan pokok dan bantuan lainnya ke wilayah terdampak.

Selain memeriksa pelabuhan, tim ITS juga memantau kondisi jalan dan jembatan yang menjadi akses distribusi bantuan.

Salah satu perhatian tim adalah akses menuju wilayah Nagekeo yang dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah.

 Kondisi tersebut berpotensi menghambat distribusi bantuan menuju wilayah yang lebih terisolasi.

Tim ITS Lakukan Inspeksi Bawah Air

Tim Satgas Bencana ITS tidak hanya melakukan pemeriksaan pada bagian atas struktur dermaga.

 Inspeksi bawah air juga dilakukan untuk mengecek kondisi fondasi dermaga dan memastikan tidak terdapat kerusakan tersembunyi.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Godok Rusunawa Non-Subsidi, Bidik Warga Kelas Menengah

Hingga Kamis (20/8), gempa susulan masih terjadi di wilayah tersebut. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan tim, belum ditemukan kerusakan tambahan pada struktur bangunan di Maumere.

“Hal itu kami upayakan guna menjamin kelancaran distribusi bantuan ke wilayah-wilayah yang lebih terisolasi dan terdampak,” papar Mudji yang merupakan ahli forensik teknik dan investigasi kerusakan struktur bangunan.

Mudji menegaskan, keselamatan dan kelayakan operasional dermaga menjadi prioritas utama tim.

 Seluruh temuan teknis selanjutnya dikumpulkan dan dikoordinasikan dengan PT Pelindo serta Dinas Pekerjaan Umum, Cipta Karya, dan Bina Marga Provinsi NTT.

ITS Siapkan Strategi Pemulihan Infrastruktur

Kerja sama dengan PT Pelindo terus diperkuat untuk melakukan asesmen lebih mendalam terhadap fasilitas pelabuhan.

Sinergi tersebut diperlukan agar aktivitas pelabuhan tetap berjalan secara optimal di tengah kondisi darurat.

Tim Satgas Bencana ITS terdiri atas dosen dari Departemen Teknik Sipil, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), serta Teknik Sipil Infrastruktur. Mereka juga telah menyusun strategi pemulihan infrastruktur secara bertahap.

Strategi tersebut mencakup penanganan jangka pendek hingga rencana pemulihan jangka panjang.

Perbaikan fasilitas umum dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat dan perekonomian lokal setelah bencana.

“Akselerasi pemulihan fasilitas umum menjadi penting karena diharapkan menjadi salah satu cara untuk mendorong pemulihan ekonomi lokal,” kata Mudji.

Tim Satgas Bencana ITS diperkirakan masih berada di lokasi selama sekitar satu minggu ke depan untuk menyelesaikan seluruh proses pemeriksaan dan asesmen infrastruktur.

Sebelumnya, ITS juga melakukan penggalangan dana serta menyalurkan bantuan secara langsung kepada warga yang terdampak gempa di NTT.

Upaya tersebut menjadi bagian dari respons ITS terhadap bencana, sekaligus memastikan infrastruktur strategis seperti Pelabuhan Lorens Say tetap dapat digunakan sebagai jalur distribusi logistik bagi masyarakat yang membutuhkan.(rmt) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Gempa NTT Gempa Maumere its