RADAR SURABAYA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi.
Gempa tersebut berdampak terhadap sejumlah infrastruktur dan operasional pelabuhan Pelindo di wilayah Flores.
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) langsung melakukan pemantauan serta penanganan awal terhadap kondisi sejumlah pelabuhan setelah gempa terjadi.
Berdasarkan identifikasi awal, beberapa fasilitas pelabuhan mengalami kerusakan. Pelabuhan Maumere menjadi salah satu lokasi yang dilaporkan mengalami kerusakan infrastruktur cukup berat.
Selain Maumere, sejumlah pelabuhan Pelindo lainnya di Flores juga terdampak gempa dan mengalami gangguan operasional.
Tiga Pelabuhan Pelindo di Flores Gangguan Operasional
Pelindo menyebut tiga pelabuhan di wilayah Flores untuk sementara mengalami gangguan operasional.
Baca Juga: Gempa Flores M 7,7: Korban Meninggal Bertambah Jadi 5 Orang, Jalan Putus dan Longsor
Aktivitas di pelabuhan akan kembali dilakukan setelah kondisi dinyatakan aman.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengutamakan keselamatan personel, pengguna jasa, serta masyarakat yang berada di sekitar kawasan pelabuhan.
Sub Regional Head Pelindo Bali Nusra, Fariz Hariyoso, mengatakan keselamatan menjadi prioritas utama dalam penanganan pascagempa.
“Saat ini fokus utama kami adalah memastikan keselamatan seluruh personel dan pengguna jasa, melakukan evakuasi apabila diperlukan, serta memastikan area pelabuhan aman dari potensi gempa susulan dan tsunami,” ujarnya.
Menurut Fariz, tim Pelindo di lapangan juga terus melakukan identifikasi awal terhadap kondisi fasilitas pelabuhan.
Pelindo Lakukan Asesmen Kerusakan
Pelindo masih melakukan asesmen dan verifikasi terhadap kondisi fasilitas maupun operasional pelabuhan yang terdampak gempa M7,7 di NTT.
Hasil identifikasi awal terkait tingkat kerusakan akan diperbarui setelah pemeriksaan lapangan dilakukan secara menyeluruh.
Pelindo juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan penanganan dampak gempa dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Baca Juga: Segel Salon Kecantikan, Polda Jatim Sebut Tersangka Arisan Online Fiktif Sering Flexing
Koordinasi tersebut mencakup aspek keselamatan, pemeriksaan fasilitas, hingga penanganan operasional pelabuhan yang terdampak.
Pelindo mengimbau seluruh pengguna jasa dan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan serta mengikuti arahan dan informasi resmi dari otoritas yang berwenang.
Masyarakat juga diminta tidak mendekati area pelabuhan yang masih dalam proses pemeriksaan apabila belum dinyatakan aman.(nir)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : Premier League