Gempa Flores M 7,7: Korban Meninggal Bertambah Jadi 5 Orang, Jalan Putus dan Longsor

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:43 WIB
Jumpa pers terkait gempa bumi di Flores,  NTT. (Antara)
Jumpa pers terkait gempa bumi di Flores, NTT. (Antara)

RADAR SURABAYA — Korban meninggal dunia akibat gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), bertambah menjadi lima orang.

Data tersebut disampaikan Gubernur NTT Melki Laka Lena berdasarkan laporan terbaru yang diterimanya, Sabtu (15/8).

“Berdasarkan informasi yang saya terima saat ini, jumlah korban meninggal sudah lima orang,” kata Melki di Kupang.

Gempa dengan magnitudo 7,7 tersebut berpusat di sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Dampak gempa dirasakan di sejumlah wilayah Flores dan menimbulkan kerusakan bangunan serta gangguan terhadap akses transportasi.

Lima Orang Meninggal akibat Gempa Flores

Melki mengatakan, dari lima korban meninggal dunia, dua orang berada di Maumere, Kabupaten Sikka. Sementara itu, tiga korban lainnya berada di Kabupaten Manggarai.

Baca Juga: Segel Salon Kecantikan, Polda Jatim Sebut Tersangka Arisan Online Fiktif Sering Flexing

Para korban diduga meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang ambruk ketika gempa terjadi.

“Namun, kami akan memastikan lagi penyebabnya,” ujar Melki.

Pemerintah daerah bersama sejumlah instansi terkait masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban serta tingkat kerusakan akibat gempa.

Gubernur NTT Bertolak ke Flores

Melki mengatakan, dirinya bersama tim akan bertolak ke Flores untuk melihat langsung kondisi di sejumlah wilayah terdampak.

Ia menyebut pembaruan mengenai jumlah korban, warga yang mengalami luka-luka, serta kerusakan infrastruktur akan disampaikan setelah melakukan peninjauan di lapangan.

“Siang nanti kami akan berangkat ke Flores dan sore nanti kami sampaikan pembaruan lagi, mulai dari korban jiwa serta kerusakan,” katanya.

Penanganan dampak gempa dilakukan bersama sejumlah pihak, termasuk Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SAR, TNI, dan Polri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Sabtu 15 Agustus 2026, Siang Terasa Terik hingga 36 Derajat

Sejumlah Jalan di Flores Putus dan Longsor

Selain menimbulkan korban jiwa, gempa juga berdampak terhadap infrastruktur di Flores. Melki menyebut sejumlah ruas jalan mengalami kerusakan, bahkan ada yang terputus dan tertutup material longsor.

Kondisi tersebut berpotensi menghambat proses evakuasi serta distribusi bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Pemerintah bersama tim gabungan terus melakukan pendataan dan penanganan di sejumlah lokasi terdampak.

 Informasi mengenai jumlah korban dan kerusakan masih dapat berubah seiring proses asesmen di lapangan.

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : ANTARA
Gempa Flores Gempa NTT Nagekeo