JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatannya Rabu (22/07) pukul 07.00 pagi. Keputusan itu diambil dengan alasan ia harus menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
"Dengan berat hati akhirnya saya pamit kepada Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di luar negeri untuk jantung saya. Dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya," tulis Nanik melalui akun Facebook pribadinya, Rabu (22/7).
Nanik mengungkapkan Presiden Prabowo menyetujui pengunduran dirinya karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya. Meski demikian, Presiden disebut tetap memintanya ikut mengawasi kinerja BGN.
"Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," tulisnya.
Ia bahkan mengungkapkan kemungkinan Presiden akan membentuk Dewan Pengawas BGN dan dirinya diminta menjadi ketuanya.
Uniknya, kabar pengunduran diri tersebut muncul hanya sehari setelah BGN melantik lima pejabat tinggi madya baru pada Selasa (21/7). Pelantikan itu sebelumnya disebut sebagai langkah memperkuat organisasi dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Asisten Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, turut membenarkan kabar tersebut. Yuza menilai selama sekitar satu setengah bulan memimpin BGN, Nanik telah melakukan pembenahan internal, termasuk mengevaluasi sekitar 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," tulis Dirgayuza melalui media sosialnya.
Sehari sebelumnya, BGN resmi melantik lima pejabat tinggi madya yang ditunjuk langsung Presiden Prabowo Subianto melalui Keputusan Presiden. Kelima pejabat tersebut yakni Prima Yosephine Berliana sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama, Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan, serta Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama BGN.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari sebelumnya menyatakan kehadiran lima pejabat baru tersebut diharapkan memperkuat kapasitas kelembagaan BGN dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Editor : M Firman Syah