Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gubernur Khofifah Sambut 152 Siswa Papua di Jatim, Beri Pesan Menyentuh: "Saya Mama Kalian"

Lainin Nadziroh • Minggu, 12 Juli 2026 | 09:14 WIB
Gubernur Khofifah Terima 152 Siswa ADEM Papua, Tegaskan Jawa Timur Barometer Pendidikan Nasional. (Biro Adpim)
Gubernur Khofifah Terima 152 Siswa ADEM Papua, Tegaskan Jawa Timur Barometer Pendidikan Nasional. (Biro Adpim)

RADAR SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima 152 siswa Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua Tahun 2026 yang akan menempuh pendidikan di sejumlah SMA dan SMK unggulan di Jawa Timur.

Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai barometer pendidikan nasional

sekaligus mitra strategis dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing global.

Komitmen tersebut disampaikan Khofifah saat memberikan pembekalan dan melakukan serah terima peserta Program ADEM Papua Wilayah Jawa Timur 2026 di Hotel Aria Gajayana, Kota Malang, Sabtu (11/7).

Dalam arahannya, Khofifah meminta para siswa asal Papua memanfaatkan kesempatan belajar di Jawa Timur dengan penuh disiplin, kerja keras, dan semangat menuntut ilmu.

Baca Juga: Linda Noskova Juara Wimbledon 2026, Petenis Ceko 21 Tahun Cetak Sejarah di All England Club

Menurutnya, pendidikan menjadi jalan utama untuk mewujudkan cita-cita sekaligus membangun Tanah Papua dan Indonesia.

"Jangan sia-siakan kesempatan ini serta harapan orang tua. Bersekolahlah di sini dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan perbanyaklah mencari ilmu. Ilmu yang kalian peroleh harus berguna bagi pembangunan di Papua dan Indonesia," ujar Khofifah.

Khofifah menegaskan setiap anak Papua memiliki peluang yang sama untuk meraih cita-cita setinggi mungkin.

Ia menyebut pendidikan mampu membuka jalan bagi siapa pun untuk menjadi profesor, jenderal, menteri, maupun pemimpin bangsa.

Sebagai motivasi, Khofifah mencontohkan sejumlah tokoh asal Papua yang sukses berkiprah di tingkat nasional,

di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk dan Yohana Yembise, perempuan Papua pertama yang menjadi menteri sekaligus guru besar.

Ia juga memastikan seluruh peserta ADEM akan mendapatkan pendampingan selama menempuh pendidikan di Jawa Timur.

Pemerintah daerah, sekolah, dan para guru, kata Khofifah, akan menjadi keluarga yang mendukung perkembangan para siswa.

"Anak-anakku dari Papua, saya adalah mama kalian selama kalian belajar di Jawa Timur. Belajarlah sebaik-baiknya, disiplin, dan perbanyak ilmu. Mudah-mudahan seluruh cita-cita kalian dapat tercapai," katanya.

Baca Juga: Bikin Erling Haaland Mati Kutu! Salah Satu Kunci Inggris Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026

Khofifah turut menitipkan para peserta kepada seluruh kepala sekolah dan guru agar memberikan pembinaan terbaik.

Menurutnya, para siswa tersebut merupakan aset bangsa yang harus dibimbing bersama hingga mampu menjadi generasi unggul.

Di akhir pembekalan, Khofifah mengajak ratusan pelajar Papua menyanyikan lagu "Tanah Papua" sebagai bentuk kecintaan terhadap daerah asal mereka.

Ia berharap para siswa kembali ke Papua setelah menyelesaikan pendidikan untuk berkontribusi membangun daerah.

Otorita Papua Apresiasi Komitmen Jawa Timur

Ketua Komite Eksekutif Otorita Percepatan Pembangunan Papua, Velix Wanggai, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang terus membuka akses pendidikan bagi putra-putri Papua melalui Program ADEM.

Menurutnya, Jawa Timur tidak hanya memiliki kualitas pendidikan yang baik, tetapi juga menjadi tempat yang tepat untuk membangun karakter, wawasan kebangsaan, serta semangat persatuan dalam keberagaman.

"Jawa Timur adalah rumah bagi semua budaya, rumah Bhinneka Tunggal Ika. Anak-anak Papua tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga membangun karakter dan semangat kebangsaan," ujarnya.

Sebanyak 152 Siswa Ditempatkan di 10 Daerah

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan, sebanyak 152 peserta Program ADEM Papua Tahun 2026 berasal dari berbagai wilayah di Papua, yakni 15 siswa dari Papua Barat,

30 siswa dari Papua Tengah, 35 siswa dari Papua Selatan, 40 siswa dari Papua Pegunungan, dan 32 siswa dari Jayapura.

Mereka akan menempuh pendidikan di SMA dan SMK yang tersebar di 10 daerah di Jawa Timur, yaitu Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Kediri, Kota Madiun, Kabupaten Tuban, Kabupaten Jember,

Kabupaten Nganjuk, Kota Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan.

Selain itu, sebanyak 18 peserta ADEM Repatriasi asal Malaysia juga mulai mengikuti pendidikan di Jawa Timur.

 Seluruh peserta dijadwalkan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai Senin, 13 Juli 2026.

Aries memastikan seluruh sekolah tujuan telah memiliki pengalaman membina peserta Program ADEM sehingga para siswa diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat, mengembangkan potensi diri, serta meraih prestasi sebagai bekal membangun Papua dan Indonesia.(nin) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#ADEM #Velix Wanggai #Papua #Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa