Puluhan Ribu Umat Buddha Bakal Hadiri Festival Lampion Waisak 2026 di Borobudur
Nurista Purnamasari• Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:55 WIB
Festival Lampion Waisak di Borobudur bukan hanya sekadar prosesi sakral bagi umat Hindu, namun juga menjadi daya tarik wisata. (ISTIMEWA)RADAR SURABAYA - Perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan dunia. Festival Lampion Waisak 2026 tidak hanya menjadi momen sakral bagi umat Buddha, tetapi juga atraksi budaya yang menarik wisatawan mancanegara. Tahun ini, acara digelar pada Minggu, 31 Mei 2026, dengan rangkaian prosesi sejak pagi hingga malam hari. Panitia menegaskan bahwa festival kali ini akan lebih megah dibandingkan tahun sebelumnya, dengan tambahan atraksi modern yang menyatu dengan prosesi tradisi.Baca Juga: Blue Moon Muncul 31 Mei 2026, Fenomena Bulan Purnama Langka yang Bisa Disaksikan dari IndonesiaFestival Lampion Waisak 2026 dimulai dengan prosesi dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur pada pagi hari. Prosesi ibadah berlangsung di Taman Kenari, dilanjutkan dengan detik-detik Waisak Nasional pada pukul 15.44 WIB. Sesi pelepasan lampion dilakukan dua kali, yakni pada sore dan malam hari, masing-masing di Lapangan Marga Utama dan Taman Lumbini.Baca Juga: Semarak Hari Waisak 2570 BE, Vesak Festival di Tunjungan Plaza 3 Surabaya Selain pelepasan lampion, acara juga diisi dengan Dharmasanti Waisak bersama Presiden RI Prabowo Subianto pada malam hari. Penutup acara akan dihiasi dengan drone show spektakuler di langit Borobudur, yang menjadi daya tarik baru tahun ini.Panitia memperkirakan lebih dari 23.000 pengunjung hadir dalam festival ini. Jumlah tersebut mencakup umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia serta wisatawan mancanegara.Baca Juga: 31 Mei, Naik Suroboyo Bus hingga Parkir di Puluhan Titik di Surabaya Cuma Bayar Rp 733 SajaAntusiasme tinggi terlihat dari penjualan tiket yang sudah berlangsung sejak pertengahan Mei.Festival Lampion Waisak 2026 menghadirkan sejumlah perbedaan dibandingkan tahun 2025. Pertama, adanya drone show yang menambah nuansa modern pada prosesi sakral. Kedua, kehadiran Presiden RI dalam Dharmasanti Waisak, yang menegaskan dukungan negara terhadap perayaan budaya dan spiritual ini. Baca Juga: 7 Kebiasaan Buruk Orang Indonesia yang Picu Masalah KesehatanKetiga, sistem tiket lebih ketat dengan penukaran gelang masuk serta aturan berpakaian putih untuk menjaga kesakralan acara. Selain itu, kapasitas pengunjung ditingkatkan dengan fasilitas tambahan agar festival lebih tertib dan nyaman. (net/nur) Editor : Nurista Purnamasari