Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Unair Pastikan 2.771 Mahasiswa Baru Jalur SNBT Bebas Perjokian, Seleksi Mandiri Diperketat

Rahmat Sudrajat • Kamis, 28 Mei 2026 | 16:54 WIB
Peserta UTBK SNBT saat mengerjakan soal ujian. Pengawasan ketat dilakukan sebelum peserta memasuki ruang ujian guna mencegah praktik perjokian dan kecurangan akademik. (Rahmat Sudrajat)
Peserta UTBK SNBT saat mengerjakan soal ujian. Pengawasan ketat dilakukan sebelum peserta memasuki ruang ujian guna mencegah praktik perjokian dan kecurangan akademik. (Rahmat Sudrajat)

RADAR SURABAYA – Universitas Airlangga (Unair) memastikan sebanyak 2.771 mahasiswa baru yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 terbebas dari praktik perjokian.

Kampus juga menegaskan akan memperketat pengawasan dalam pelaksanaan Seleksi Mandiri guna mencegah berbagai bentuk kecurangan akademik.

Kasus perjokian dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) tahun ini memang sempat mencuat di sejumlah lokasi ujian di Surabaya sejak hari pertama pelaksanaan tes pada Selasa (21/4).

 Namun, masyarakat diminta tidak khawatir terhadap validitas hasil seleksi mahasiswa baru di Unair.

Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair, Achmad Solihin, menegaskan seluruh peserta yang dinyatakan lolos jalur

SNBT telah melalui proses verifikasi ketat dan dipastikan merupakan hasil seleksi yang murni tanpa manipulasi.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Tangkap Sindikat Pembuatan STNK Palsu, Dijual Umum dan Ditawarkan lewat FB

Menurut Solihin, langkah antisipasi yang diterapkan panitia pusat SNBT tahun ini cukup efektif dalam menekan potensi kecurangan selama pelaksanaan UTBK.

Meski begitu, pihak Unair tetap meningkatkan kewaspadaan menjelang pelaksanaan Seleksi Mandiri.

“Saya kira untuk SNBT kemarin, langkah antisipasi terkait kasus perjokian itu sangat bagus dari panitia pusat.

Sementara untuk jalur mandiri, tentunya kami sudah mempersiapkan semaksimal mungkin untuk mencegah terjadinya kecurangan,” ujar Solihin, Kamis (28/5).

Unair menyiapkan berbagai lapisan pengamanan dalam Seleksi Mandiri 2026. Salah satu langkah yang diterapkan ialah penggunaan alat pendeteksi logam (metal detector) di pintu masuk lokasi ujian.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan peserta tidak membawa alat komunikasi, perangkat elektronik, maupun alat bantu terlarang lainnya.

Baca Juga: Puluhan Pelajar SMP Adu Inovasi, Bakal Wakili Surabaya ke Olimpiade Penelitian Siswa Nasional

Tak hanya itu, panitia juga akan melakukan verifikasi dokumen administrasi dan pencocokan wajah peserta secara detail guna memastikan identitas peserta sesuai data resmi.

Solihin menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah strategi pengawasan lain yang tidak dipublikasikan demi menjaga efektivitas pengamanan selama proses seleksi berlangsung.

Menurutnya, praktik perjokian merupakan bentuk kejahatan akademik serius yang dapat merusak integritas dunia pendidikan tinggi.

Karena itu, Unair berkomitmen menjaga kredibilitas proses penerimaan mahasiswa baru melalui pengawasan ketat dan sistem seleksi yang transparan.

“Tentunya ada beberapa langkah lain yang tidak bisa saya sebutkan di sini. Pasti kami lakukan karena perjokian merupakan kejahatan akademik yang luar biasa,” tegasnya.

Dengan pengawasan berlapis tersebut, Unair berharap proses Seleksi Mandiri 2026 dapat berjalan jujur, adil, dan bebas dari praktik perjokian. (rmt)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) #seleksi mandiri #universitas airlangga (unair) #Unair