RADAR SURABAYA – Asrama Haji Surabaya berencana menghadirkan fasilitas pesawat simulasi atau replika kabin pesawat asli untuk membantu calon jemaah haji beradaptasi sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Program tersebut saat ini sudah diajukan kepada Menteri Haji dan Umrah sebagai bagian dari pengembangan layanan manasik haji di Jawa Timur.
Kepala Asrama Haji Kelas I Surabaya, Fentin Istifa’iyah, mengatakan fasilitas tersebut disiapkan karena banyak jemaah haji yang masih merasa cemas, takut, hingga grogi saat pertama kali menaiki pesawat terbang.
Kondisi itu dipengaruhi latar belakang jemaah yang beragam, mulai dari masyarakat perkotaan hingga daerah pedalaman dan pegunungan.
Menurutnya, simulasi pesawat menjadi sarana penting agar jemaah lebih siap menghadapi perjalanan udara jarak jauh menuju Arab Saudi.
Baca Juga: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Tiba di Mina, Kemenhaj Pastikan Layanan Armuzna Lancar dan Terkendali
Nantinya, replika kabin akan menggunakan pesawat asli yang sudah tidak dioperasikan lagi dan difungsikan sebagai media edukasi sekaligus pelatihan.
“Ini termasuk program jangka panjang kami. Beberapa embarkasi haji lain seperti Aceh, Makassar, dan Palembang sudah memiliki simulasi pesawat,” ujar Fentin, Kamis (28/5).
Fentin menjelaskan, salah satu kendala yang sering dialami jemaah adalah perbedaan fasilitas sanitasi.
Banyak jemaah yang terbiasa menggunakan toilet jongkok sehingga merasa kesulitan saat harus memakai toilet duduk di dalam pesawat maupun hotel di Arab Saudi.
Karena itu, keberadaan pesawat simulasi di Asrama Haji Surabaya diharapkan dapat membantu jemaah beradaptasi lebih cepat.
Dengan simulasi tersebut, calon jemaah bisa mempelajari kondisi kabin pesawat, penggunaan fasilitas di dalamnya, hingga tata cara selama penerbangan.
“Ada jemaah yang akhirnya menahan buang air karena belum terbiasa menggunakan toilet duduk. Jadi, mereka perlu dilatih agar nyaman dan tidak kaget saat berada di pesawat,” tuturnya.
Saat ini, rencana pengadaan pesawat simulasi masih dalam tahap pengajuan ke pemerintah pusat.
Jika mendapat persetujuan dari Menteri Haji dan Umrah, pihak Asrama Haji Surabaya akan menyiapkan lokasi khusus untuk penempatan replika pesawat tersebut.
Baca Juga: Muzdalifah, Malam Sunyi di Antara Arafah dan Mina yang Menyimpan Kekhusyukan Jutaan Jemaah Haji
Tak hanya digunakan untuk simulasi penerbangan, interior kabin nantinya juga akan dilengkapi fasilitas multimedia seperti layar televisi besar atau videotron.
Ruangan tersebut akan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran interaktif untuk manasik haji dan umrah.
Menariknya, fasilitas ini tidak hanya diperuntukkan bagi calon jemaah haji, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat umum sebagai media edukasi terkait perjalanan ibadah ke Tanah Suci. (rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan