Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral! Selebgram Aniaya WN Brunei hingga Tewas di Blok M

Nurista Purnamasari • Rabu, 27 Mei 2026 | 12:53 WIB
Muhammad Irman Ali alias Woodyrman, selebgram asal Brunei Darussalam yang menganiaya temannya sendiri hingga tewas di kawasan Blok M. (Instagram/@woodyrman)
Muhammad Irman Ali alias Woodyrman, selebgram asal Brunei Darussalam yang menganiaya temannya sendiri hingga tewas di kawasan Blok M. (Instagram/@woodyrman)
RADAR SURABAYA - Kasus penganiayaan yang menewaskan seorang warga negara Brunei Darussalam, MHF, 30, di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, menghebohkan publik. 
Korban diduga dianiaya oleh selebgram asal Brunei, Muhammad Irman Ali alias Woodyrman, 33, pada Rabu (6/5) dini hari lalu. 
Rekaman CCTV yang memperlihatkan adu mulut hingga kontak fisik antara keduanya viral di media sosial, memicu perhatian luas.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp 901 Juta untuk Buruh Pabrik Rokok Lintas Wilayah di Bojonegoro
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula dari adu mulut di depan minimarket dekat hotel tempat korban menginap.
“Pelaku diduga memukul korban satu kali pada bagian kepala menggunakan paper bag berisi botol kaca hingga korban terjatuh,” kata Budi.
Korban yang mengenakan kaus putih langsung terjatuh dari trotoar ke pinggir jalan. Ia sempat dibawa ke hotel lalu dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), namun setelah menjalani perawatan intensif selama 10 hari, korban meninggal dunia akibat luka serius di kepala.
Baca Juga: Sempat Mondar-Mandir, Pelaku Curanmor Terekam Curi Motor di Karang Menjangan Surabaya
Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Dimitri Mahendra, menyebut korban mengalami benturan keras di kepala, hematoma di mata kiri, serta cedera tulang selangka.
Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Nugrahadi Kusuma, menambahkan laporan polisi baru dibuat setelah korban meninggal dunia karena keluarga berada di Brunei.
“Teman korban dengan surat kuasa dari keluarga membuat laporan polisi di polsek kami. Kami sudah periksa saksi-saksi di lokasi, memang benar ada peristiwanya di sana,” jelas Nugrahadi.
Baca Juga: Maroko Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026, Brasil Wajib Waspada
Polisi kini mengandalkan rekaman CCTV sebagai bukti karena botol kaca yang diduga digunakan pelaku tidak ditemukan.

Hubungan Korban dan Pelaku

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban dan pelaku diduga saling mengenal.“Kalau melihat dari apa yang kami dapat, kemungkinan itu saling kenal karena sempat terjadi pembicaraan di antara kedua belah pihak,” ujar Nugrahadi.
Namun, motif pertengkaran yang berujung penganiayaan hingga kini belum terungkap.
Baca Juga: 50 Kambing Peranakan Etawa tanpa Dokumen Hendak Diselundupkan ke Denpasar, Diamankan di Ketapang Banyuwangi 
Front Office Manager hotel, Darwin, menyebut korban datang bersama tujuh rekannya dan menginap lebih dari sepekan di Jakarta untuk menonton konser musik.
“Memang betul tamu itu stay di kami. Tujuannya mau nonton konser,” kata Darwin.
Darwin mengaku baru mengetahui peristiwa penganiayaan setelah rekaman CCTV viral.
Baca Juga: Menhaj: Haji 2026 Jadi Era Baru Pelayanan Jemaah Indonesia
“Saya juga kaget, soalnya waktu itu enggak dilihatin CCTV sama polisi, baru tadi pagi lihatnya,” ujarnya.
Pelaku akhirnya ditangkap polisi pada Senin (25/5) di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. 
Polisi kini berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Jakarta Selatan dan Interpol karena korban maupun pelaku sama-sama warga negara asing.
Baca Juga: Terapis Spa di Surabaya Mencuri Uang Temannya hingga Rp 1,2 Miliar
Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Jakarta Selatan, Ryan Kasim, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan penyidik.
“Saat ini kasusnya masih ditangani oleh Polda Metro Jaya, dan kami juga sedang koordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya. (kmp/nur)
Editor : Nurista Purnamasari
#selebrgam #selebrgam brunei darussalam #blok #penganiayaan #brunei darussalam