Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lagi-Lagi Imbas Blackout Sumatera, 2 Pegawai Toko Tewas Keracunan Asap Genset di Batu Bara

Nurista Purnamasari • Senin, 25 Mei 2026 | 07:09 WIB
Ilustrasi. (Radar Surabaya)
Ilustrasi. (Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA - Peristiwa tragis imbas pemadaman listrik massal (blackout) Sumatera kembali terjadi. Kali ini menimpa empat pegawai toko aksesoris ponsel di Indrapura, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu (23/5). 

Mereka ditemukan dalam kondisi lemas diduga akibat keracunan emisi gas genset yang dinyalakan saat pemadaman listrik massal. 

Dua korban meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dirawat intensif di RS Bidadari Batu Bara.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 25 Mei 2026: Gemini Luar Biasa, Libra Sangat Beruntung

Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, menjelaskan bahwa peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik toko yang mencoba menghubungi para pegawai, namun tidak mendapat respons.

“Pengawas toko dibantu warga mendobrak pintu dan menemukan para korban sudah tergeletak di dalam kamar,” ujar Rahmat.

Keempat korban segera dilarikan ke rumah sakit. Namun, dua korban yakni Adila dan Rahma dinyatakan meninggal dunia. Sementara dua lainnya, Dwi dan Riana, masih menjalani perawatan intensif.

Baca Juga: Blackout Sumatera Makan Korban, 2 Pelajar di Tanah Datar Tewas Diduga Keracunan Asap Genset 

Korban meninggal dunia, Adila  merupakan warga Serdang Bedagai, sedangkan Rahma merupakan warga Tebing Tinggi.

Seorang warga Tebing Tinggi, Ahmad, mengaku sempat melihat suasana duka saat jenazah korban dibawa ke rumah keluarga.

“Tadi sempat ramai-ramai di sini, jasad korban. Kabarnya kemudian dibawa ke Binjai ke rumah orang tuanya,” kata Ahmad.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan Jelang Idul Adha, Pastikan Stok Hewan Kurban Jawa Timur Cukup, Aman, Sehat dan Siap Distribusi 

Polisi menduga para korban keracunan asap genset yang dinyalakan saat listrik padam pada Jumat (22/5).

“Kami saat ini masih menyelidiki penyebab tewasnya korban, dugaan sementara keracunan asap mesin genset,” jelas AKP Rahmat.

Olah TKP telah dilakukan, dan sejumlah saksi dimintai keterangan untuk memperkuat penyelidikan.

Anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai, Sadarita Purba, meminta pemilik toko memberikan perhatian kepada keluarga korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Senin, 25 Mei 2026: Cerah di Siang Panas, Potensi Hujan Ringan Malam Hari

“Korban ini merupakan tulang punggung keluarga. Pemilik toko harusnya memberikan perhatian khusus kepada orang tua korban sebagai rasa tanggung jawab moral,” tegas Sadarita.

Tragedi warga meninggal keracunan genset saat peristiwa blackout Sumatera bukan itu saja, sebelumnya tiga pelajar menjadi korban dugaan keracunan asap genset di Masjid Nurul Huda, Kecamatan X Koto.  

Dua di antaranya meninggal dunia, sementara satu lainnya masih menjalani perawatan intensif.  

Baca Juga: Begini Penjelasan Polisi Terkait Penyebab Kematian Perempuan Asal Surabaya yang Ditemukan Tewas di Pinggir Rel Aloha Sidoarjo

Menurut Wali Nagari Pandai Sikek, Mas’ap W. Dt. Bandaro, insiden bermula saat listrik padam dan para pelajar menyalakan genset di ruangan belakang masjid. 

“Jumat malam mati lampu, jadi mereka menghidupkan genset yang dipinjam ke pengurus. Posisi genset belum dipindahkan ke luar ruangan, pintu juga tertutup. Diduga mereka tertidur sambil mengisi daya ponsel,” jelas Mas’ap, Sabtu (23/5). 

Kondisi korban baru diketahui keesokan paginya. Garin masjid sempat mengetuk pintu ruangan, namun mengira para pelajar masih tertidur.

Baca Juga: Kasus Dugaan Penipuan Marwah Catering, Pengantin Lapor Polisi Usai Resepsi Gagal Total

Kecurigaan muncul saat orang tua salah satu korban datang, dan mendapati anaknya dalam kondisi kritis dengan mulut berbusa. 

Haikal Arya Kamil, 15, dan Gibran Arrasyid, 15, ditemukan meninggal dunia, sementara Burhanuddin Hakim, 15, selamat dan masih dirawat intensif di RS Ibnu Sina (Yarsi) Padang Panjang. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#blackout sumatera #pemadaman listrik massal #pegawai toko tewas #keracunan gas genset #batu bara