Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kepulangan Relawan Global Sumud Flotilla Disambut Haru, Menlu Apresiasi Dukungan Negara Sahabat

Nurista Purnamasari • Minggu, 24 Mei 2026 | 18:50 WIB
Relawan Global Sumud Flotilla 2026 saat tiba di Indonesia disambut keluarga dan Menlu Sugiono. (Detik.com)
Relawan Global Sumud Flotilla 2026 saat tiba di Indonesia disambut keluarga dan Menlu Sugiono. (Detik.com)

RADAR SURABAYA - Kepulangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2026 disambut penuh haru di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (24/5). 

Mereka sebelumnya ditahan oleh militer Israel saat misi kemanusiaan menuju Gaza. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa keberhasilan pemulangan para relawan tidak hanya berkat kerja keras pemerintah Indonesia, tetapi juga dukungan diplomasi internasional dari negara sahabat.

Sugiono menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pembebasan para relawan.

Baca Juga: Kakanwil Kemenag Jatim Tegaskan ASN Baru Harus Rendah Hati dan Antikorupsi

“Terima kasih kepada bapak Presiden atas arahannya, kepada Komisi I DPR RI, Global Sumud Flotilla, serta negara sahabat. Khusus ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah Turkiye, Yordania, dan Mesir, terlebih kepada Turkiye yang membantu penjemputan saudara-saudara kita dari Ashdod,” ujar Sugiono.

Duta Besar Turkiye untuk Indonesia, Talip Kucukcan, menegaskan bahwa negaranya menyediakan tiga pesawat Turkish Airlines untuk memulangkan 422 relawan dari 41 negara, termasuk sembilan WNI.

“Turkiye mendukung penuh proses repatriasi dan menyediakan semua fasilitas yang diperlukan,” kata Kucukcan.

Baca Juga: Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Bebas dari Penjara Israel, Ini Skema Kemenlu untuk Pulangkan WNI

Kesembilan WNI yang tiba di Tanah Air mengenakan keffiyeh, syal khas Palestina, sebagai simbol solidaritas. 

Mereka disambut keluarga dengan spanduk dan bendera Palestina. Suasana penuh haru terlihat ketika kerabat bersorak menyambut kedatangan mereka.

Beberapa relawan melaporkan mengalami trauma fisik akibat perlakuan tidak manusiawi selama ditahan, termasuk kekerasan fisik. 

Baca Juga: ART Pencuri Emas dan Uang Majikan di Surabaya Ditangkap, Begini Pengakuannya

Pemerintah memastikan mereka akan mendapat penanganan medis dan psikologis lebih lanjut.

Daftar sembilan WNI yang sempat ditahan Israel yakni Herman Budianto Sudarson (Dompet Dhuafa), Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa), Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat), Asad Aras Muhammad (Spirit of Aqso), Hendro Prasetyo (SMART 171).

Kemudian Bambang Noroyono (Republika), Thoudy Badai Rifan Billah (Republika), Andre Prasetyo Nugroho (Tempo), dan Rahendro Herubowo (iNews/GPCI).

Pemerintah RI menegaskan akan terus memberikan pendampingan medis dan psikologis bagi para relawan yang mengalami trauma akibat penahanan. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#gaza #Israel #Global Sumud Flotilla #relawan #menlu