Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Haji 2016: Banyak Jemaah Haji Kurang Istirahat, PPIH Surabaya Jadikan Evaluasi Utama 2027

Rahmat Sudrajat • Senin, 18 Mei 2026 | 16:13 WIB
Jemaah haji terlalu banyak menerima tamu menjelang keberangkatan. (Rahmat Sudrajat)
Jemaah haji terlalu banyak menerima tamu menjelang keberangkatan. (Rahmat Sudrajat)

RADAR SURABAYA – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyoroti banyaknya jemaah haji yang kurang istirahat sebelum keberangkatan sebagai evaluasi utama penyelenggaraan haji 2026.

Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada kesehatan jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengungkapkan bahwa sebagian jemaah justru kelelahan karena aktivitas menerima tamu menjelang keberangkatan.

“Banyak jemaah mengaku tidak beristirahat selama dua hari karena sibuk melayani tamu dan kunjungan. Ini menjadi perhatian serius kami untuk perbaikan ke depan,” ujarnya, Senin (18/5).

Baca Juga: Resmi! 155 Pengurus Kadin Surabaya Dilantik di Taman Surya

Menurutnya, meskipun secara umum kondisi fisik jemaah tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, faktor kelelahan tetap menjadi risiko yang tidak bisa diabaikan.

PPIH pun berupaya mengurangi beban jemaah dengan mempercepat proses layanan di embarkasi menjadi hanya 50 hingga 80 menit agar waktu istirahat lebih optimal.

Anam menegaskan, kelelahan sebelum keberangkatan dapat memicu gangguan kesehatan serius, mulai dari sesak napas hingga serangan jantung.

Bahkan, beberapa kasus kematian jemaah diduga berkaitan dengan kondisi fisik yang menurun akibat kurang istirahat.

“Ini indikator kelelahan berat. Ada jemaah di bawah 60 tahun yang meninggal di Madinah, meskipun mayoritas berusia di atas 70 tahun. Kombinasi usia lanjut dan kelelahan menjadi pemicu utama gangguan jantung,” jelasnya.

Berdasarkan data PPIH Embarkasi Surabaya, hingga saat ini tercatat 12 jemaah meninggal dunia.

 Rinciannya, tiga orang wafat di Madinah, tujuh orang di Makkah, serta dua orang meninggal sebelum diberangkatkan saat masih menjalani perawatan di rumah sakit daerah.

Baca Juga: Gawat! Rupiah Kembali Terpuruk, Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah 

Selain itu, terdapat 11 jemaah yang keberangkatannya tertunda karena masih dirawat di Rumah Sakit Haji.

Para pendamping jemaah tersebut juga masih menunggu di Embarkasi Surabaya.

PPIH Surabaya berharap evaluasi ini dapat meningkatkan kesiapan fisik jemaah haji pada musim berikutnya.

Jemaah diimbau memprioritaskan istirahat yang cukup sebelum keberangkatan guna meminimalkan risiko kesehatan selama menjalankan ibadah haji.(rmt) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Panitia Penyelenggara Ibadah Haji #Haji 2026 #embarkasi surabaya #PPIH Surabaya