Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sidang Isbat Awal Zulhijah 1447 H Digelar 17 Mei, Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal

Nurista Purnamasari • Jumat, 15 Mei 2026 | 14:11 WIB
Ilustrasi rukyatul hilal. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
Ilustrasi rukyatul hilal. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Kementerian Agama (Kemenag) bersiap menggelar sidang isbat penetapan 1 Zulhijah 1447 H pada Minggu, 17 Mei 2026. 

Sidang ini menjadi momen penting untuk menentukan awal bulan Zulhijah yang menjadi dasar pelaksanaan ibadah haji dan Hari Raya Kurban bagi umat Islam di Indonesia.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menyampaikan bahwa sidang isbat akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag Jakarta, bertepatan dengan 29 Zulkaidah 1447 H. 

Baca Juga: Surabaya Sambut Bhikkhu Walk for Peace, Simbol Persaudaraan Lintas Agama Menjelang Waisak 2026

Sidang ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Wakil Menteri Agama, Komisi VIII DPR RI, BMKG, BRIN, BIG, MUI, ormas Islam, pakar falak, akademisi, hingga pimpinan pondok pesantren.

“Sidang isbat menjadi forum bersama untuk memadukan hasil hisab dan rukyatul hilal guna menetapkan awal Zulhijah secara akurat dan dapat diterima seluruh umat Islam Indonesia,” ujar Arsad.

Rukyatul Hilal di 88 Titik

Kemenag bersama kantor wilayah dan instansi terkait akan melakukan rukyatul hilal di 88 titik pengamatan yang tersebar dari Aceh hingga Papua Barat. 

Baca Juga: Haji 2026: Bandara Jeddah Padat, Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Langsung Diberangkatkan ke Makkah

Lokasi observasi mencakup pantai, menara pemantauan, masjid strategis, hingga observatorium. Pemantauan dilakukan untuk memastikan visibilitas hilal sebagai dasar penetapan awal bulan Hijriah.

Arsad menegaskan, pemantauan hilal secara luas di berbagai wilayah Indonesia bertujuan agar hasil rukyat lebih akurat dan menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sidang isbat.

Penetapan Versi Muhammadiyah

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026, sehingga Idul Adha 10 Zulhijah 1447 H diperingati pada 27 Mei 2026. 

Baca Juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya, Libatkan Labfor Polda Jatim

Penetapan ini didasarkan pada hisab astronomis global menggunakan Parameter Kalender Global (PKG) yang mengacu pada visibilitas hilal secara internasional, bukan batas wilayah negara.

Menurut hasil hisab, ijtimak menjelang Zulhijah terjadi pada 16 Mei 2026 pukul 20.01 UTC, namun belum memenuhi syarat visibilitas hilal global, sehingga awal bulan ditetapkan sehari setelahnya. (kmp/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#sidang isbat #kemenag #rukyatul hilal #muhammadiyah #idul adha