RADAR SURABAYA - Peristiwa tragis terjadi di Pasir Jaya, Bogor Barat, Kota Bogor, pada Selasa (12/5) malam. Dua pemuda berinisial UZ, 18, dan HE, 21, dipatuk ular jenis weling, salah satu ular berbisa tinggi di Indonesia.
Akibatnya, UZ meninggal dunia, sementara HE masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Ummi Bogor.
Kapolsek Bogor Barat, AKP Didin Komarudin, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, kedua korban awalnya sedang nongkrong di sekitar kawasan Landbouw, Pasir Jaya.
Baca Juga: Tiga Joki UTBK yang Ditangkap Polrestabes Surabaya Berstatus Dokter Aktif, Satu Warga Sidoarjo
Ular weling tiba-tiba mematuk UZ di bagian tangan kiri. Bukannya segera mencari pertolongan medis, korban justru membawa ular tersebut ke tongkrongan dan sempat menjadikannya mainan.
Rekan korban, HE, yang berusaha menangkap ular itu juga ikut dipatuk di bagian tangan. Keduanya diduga tidak mengetahui bahwa ular belang hitam-putih tersebut memiliki bisa mematikan.
Gejala keracunan baru muncul keesokan paginya, ketika keduanya mulai merasakan nyeri hebat dan sesak napas.
Baca Juga: Tragis: Remaja Sukoharjo Digigit Ular Kobra Saat Buka Paket
UZ sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ummi Bogor menggunakan ambulans, namun nyawanya tidak tertolong.
Jenazahnya telah dimakamkan keluarga pada Rabu (13/5) siang. Sementara HE masih dirawat intensif di ruang ICU dengan kondisi kritis akibat efek racun yang menyebar cepat ke sistem saraf.
Bahaya Ular Weling
Lurah Pasir Jaya, Rizky Dwi Nugraha, menjelaskan bahwa ular weling sering disalahartikan sebagai ular jinak karena warnanya menarik dan perilakunya tidak agresif.
Baca Juga: Gawat! Ratusan Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online
Padahal, racunnya termasuk neurotoksin yang dapat menyebabkan kelumpuhan otot dan gagal napas. Ia mengimbau masyarakat agar tidak bermain-main dengan ular liar, terutama di area terbuka atau dekat pemukiman.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk mengenali jenis ular berbisa dan segera mencari pertolongan medis jika tergigit.
Waktu penanganan atau “golden time” setelah gigitan ular sangat menentukan keselamatan korban. Penundaan penanganan dapat menyebabkan racun menyebar cepat dan berakibat fatal. (dtk/nur)
Editor : Nurista Purnamasari