RADAR SURABAYA - Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial AW, 25, dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Puntang melalui jalur Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/5).
Korban bersama dua rekannya memulai pendakian menuju Puncak Mega pada Sabtu (9/5), namun saat perjalanan turun korban berjalan lebih dahulu dan tidak kembali ke basecamp. Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa rombongan pendaki berjumlah tiga orang memulai pendakian sekitar pukul 07.45 WIB dan tiba di Puncak Mega sekitar pukul 12.00 WIB.
Baca Juga: Al Ghazali dan Alyssa Daguise Sambut Kelahiran Putri Pertama, Soleil Zephora Ghazali
Setelah beristirahat selama satu jam, mereka memutuskan turun menuju basecamp. Namun, AW berjalan lebih dahulu meninggalkan dua rekannya.
Ketika kedua rekannya tiba di basecamp pukul 16.00 WIB, AW tidak terlihat kembali. Upaya pencarian mandiri bersama ranger basecamp dilakukan hingga pukul 22.00 WIB, namun korban belum ditemukan.
Kantor SAR Bandung menerima laporan hilangnya korban dan segera mengirim satu tim rescue menuju lokasi dengan menempuh perjalanan darat sejauh 45,7 kilometer.
Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dari Kantor SAR Bandung, Brimob, serta Tim Ranger Pasir Kuda.
Tim dilengkapi dengan rescue car, perlengkapan mountaineering, alat komunikasi, perlengkapan medis, dan alat pelindung diri.
Hingga Minggu malam, pencarian masih berlangsung dengan kondisi cuaca berawan di lokasi.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Tembus 4 Besar Moto3 Prancis 2026 di Le Mans
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Dr. Eng. Nita Yuanita, menyampaikan bahwa pihak kampus telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan fokus mendukung proses pencarian.
Ketua Program Studi Magister Teknik Lingkungan, Anindrya Nastiti, bersama Dr. Ir. Andri Gumilar dan staf ITB turut berada di lokasi untuk mendampingi keluarga korban.
“Mohon doanya agar Arief segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Nita.
Basarnas juga telah berkoordinasi dengan relawan di wilayah Bandung Raya serta kepolisian untuk memperluas area pencarian.
Baca Juga: Kolaka Utara Gandeng Kadin Jatim Kejar Investor Asing, Fokus Hilirisasi Agribisnis
Tim gabungan melakukan penyisiran di sejumlah jalur yang belum dilalui, dengan harapan korban segera ditemukan. Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus dilakukan secara intensif. (kmp/nur)
Editor : Nurista Purnamasari