Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
RADAR SURABAYA - Peristiwa tragis mengguncang warga Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Sabtu (9/5) pagi. Seorang ibu rumah tangga berusia 26 tahun bersama tiga anak kandungnya ditemukan dalam kondisi lemas di dalam rumah.
Dugaan sementara, mereka mengonsumsi minuman yang telah dicampur racun rumput.
Kasus ini kini ditangani pihak kepolisian dan menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan anak-anak yang masih kecil.
Baca Juga: Kabel Fiber Optik di Surabaya Masih Semrawut, Tak Sedap Dipandang
Kronologi Kejadian
Korban bersama anak-anaknya yang berusia enam tahun, empat tahun, dan enam bulan segera dilarikan ke dua rumah sakit berbeda, yakni Rumah Sakit Punggawa Malolo dan RSUD Mamuju, untuk mendapatkan perawatan intensif.
Peristiwa ini pertama kali diketahui keluarga setelah nenek korban berteriak meminta pertolongan warga.
Paman korban, Sumardi, mengaku langsung menuju lokasi setelah mendengar teriakan tersebut. Saat tiba, ia mendapati korban dan ketiga anaknya dalam kondisi lemas.
Baca Juga: The Chung Sen Pendiri Jawa Pos Ternyata Juga Pendiri SMA Lian Huo di Undaan Wetan Surabaya
Dugaan Racun dalam Minuman
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga mencampurkan racun rumput jenis Rambo 555 SL ke dalam minuman cokelat sebelum dikonsumsi bersama anak-anaknya.
“Kondisinya waktu ditemukan sudah lemas semua. Kami langsung bawa ke rumah sakit karena takut terlambat ditangani,” ujar Sumardi.
Kasi Humas Polresta Mamuju, IPTU Herman Basir, menyampaikan bahwa dugaan sementara aksi tersebut dipicu persoalan rumah tangga.
Korban disebut kecewa dengan sikap suaminya yang lebih banyak mengurus ayam peliharaan dan sering pulang larut malam.
Selain itu, korban sempat stres setelah melihat suaminya membonceng perempuan lain.
Baca Juga: Haji 2026: Tiga Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci, Embarkasi Surabaya Catat Empat Kasus Kematian
Meski demikian, polisi belum menyimpulkan motif pasti dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan meminta keterangan saksi serta pihak keluarga.
Peristiwa ini menjadi sorotan warga Mamuju karena melibatkan anak-anak yang masih kecil.
Polisi mengimbau masyarakat yang mengalami tekanan psikologis atau persoalan rumah tangga untuk mencari bantuan dari keluarga, tokoh masyarakat, maupun layanan konseling agar tidak mengambil tindakan berbahaya. (kmp/nur)
Editor : Nurista Purnamasari