Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Erupsi Gunung Dukono: Pendaki Hilang Ditemukan Meninggal, 2 WNA Masih Dicari

Nurista Purnamasari • Sabtu, 9 Mei 2026 | 23:02 WIB
Proses evakuasi pendaki korban tewas saat erupsi Gunung Dukono. (Kondisi gunung yang masih terus erupsi (inset). (ISTIMEWA)
Proses evakuasi pendaki korban tewas saat erupsi Gunung Dukono. Kondisi gunung yang masih terus erupsi (inset). (ISTIMEWA)

RADAR SURABAYA - Operasi pencarian korban erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali menemukan korban jiwa.

Seorang pendaki perempuan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (9/5).

Sementara itu, dua pendaki asal Singapura masih dinyatakan hilang dan pencarian akan dilanjutkan esok hari.

Baca Juga: Peluang Terbuang! Persebaya Ditahan Persis Tanpa Gol di Manahan

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengonfirmasi penemuan korban di sekitar bibir kawah Gunung Dukono.

“Tim SAR Gabungan yang melakukan penyisiran di sekitar bibir kawah Gunung Api Dukono kemudian menemukan korban sekitar pukul 14.30 WIT dalam kondisi meninggal dunia beserta barang korban berupa tas carier,” jelas Iwan.

Jenazah korban langsung dievakuasi menuju posko gabungan di Desa Mamuya dan kemudian dibawa ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi. 

Baca Juga: Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi, Dua Pendaki Tewas dan 20 Terjebak

Kendala Pencarian Dua WNA

Hingga kini, dua pendaki asal Singapura masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat setempat akan melanjutkan pencarian pada Minggu (10/5).

Iwan menjelaskan bahwa pencarian terkendala cuaca hujan dan abu vulkanik yang terus keluar dari kawah.

“Hari ini, operasi SAR dihentikan sementara dengan hasil satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dua orang lainnya masih dalam pencarian. Operasi akan dilanjutkan besok,” ujarnya.

Baca Juga: Rujak Uleg Masuk KEN, Cak Eri Sebut Festival Rujak Uleg Jadi Simbol Guyub Rukun Warga Surabaya

Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, menambahkan bahwa korban diketahui bernama Enjel, ditemukan di pos lima sekitar satu kilometer dari bibir kawah.

“Iya, satu sudah ditemukan atas nama Enjel, WNI. Ditemukan di pos lima, berarti jaraknya diperkirakan lebih dari satu kilometer dari bibir kawah gunung,” ungkap Erlichson.

Aktivitas Gunung Dukono

Gunung Dukono terus menunjukkan aktivitas vulkanik sejak erupsi besar pada Jumat (8/5). 

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, M Saum Amin, melaporkan kolom abu mencapai 4.000 meter di atas puncak dengan intensitas tebal ke arah barat laut.

Baca Juga: Hasil Sprint Race MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Juara, Marc Marquez Crash di Lap Terakhir

“Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,” kata Saum.

Saat ini, status Gunung Dukono berada pada Level II (Waspada). PVMBG mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang serta selalu menyediakan masker untuk menghindari bahaya abu vulkanik. (kmp/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#erupsi Gunung Dukono #wna #pendaki #Gunung Dukono #halmahera utara