RADAR SURABAYA - Peristiwa tragis kembali terjadi di jalur rel kereta api. Seorang remaja putri tewas dan dua lainnya luka berat setelah tersambar kereta di Jembatan Sakalibel, Desa Talok, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (1/5) pagi.
Insiden ini melibatkan lima remaja perempuan yang berada di jalur rel aktif, sehingga menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Kapolsek Bumiayu, AKP Edi, menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Dari lima remaja yang berada di atas rel, tiga orang tidak sempat menghindar saat kereta melaju cepat.
“Dari lima remaja di lokasi, tiga orang tertabrak dan terpental akibat benturan keras. Sementara dua lainnya berhasil menyelamatkan diri,” ujarnya.
Korban berinisial TS, 15, warga Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, meninggal di tempat.
Sementara dua korban lainnya, MAS, 16, dan KM, 18, mengalami luka serius dan kini dirawat intensif di RSUD Bumiayu.
Baca Juga: Pemkot Kediri Kaji Peluang Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim 2029
Tomi, tetangga korban meluruskan bahwa kejadian bukan semata karena para remaja tersebut berswafoto di rel, melainkan saat para remaja sedang jogging di sekitar jembatan.
“Mereka sempat aman ketika kereta Pertamina melintas di jalur lain, namun tiba-tiba kereta kargo datang dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi sehingga dua anak tidak sempat menghindar,” karifikasi Tomi di media sosial.
Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa jalur rel kereta api adalah area berbahaya yang tidak boleh dijadikan tempat beraktivitas.
Tragedi di Jembatan Sakalibel, Brebes, menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama.
Jalur rel bukan tempat untuk berfoto atau beraktivitas, melainkan area berisiko tinggi yang hanya diperuntukkan bagi operasional kereta api.
Edukasi masyarakat dan pengawasan di titik rawan diharapkan mampu mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang. (sos/nur)
Editor : Nurista Purnamasari