RADAR SURABAYA - Kasus tragis menimpa seorang bayi perempuan berusia 3 minggu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Bayi tersebut ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka memar di tubuhnya.
Dugaan sementara, korban mengalami penganiayaan oleh orangtuanya sendiri. Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam sekaligus sorotan terhadap perlindungan anak di lingkungan keluarga.
Peristiwa terjadi pada Kamis (30/4) di Jalan Pancasila, Dusun III, Kecamatan Batang Kuis.
Baca Juga: Tragis! Balita di Madiun Meninggal Terjatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit
Bayi yang lahir pada 7 April lalu dibawa ke Puskesmas Batang Kuis dalam kondisi tidak bergerak.
Setibanya di puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia. Warga sekitar menyebut bayi tersebut sebelumnya sudah beberapa kali mengalami kekerasan dari sang ayah.
Seorang tetangga, Ali, mengungkapkan bahwa keluarga tersebut kerap bertengkar dan sering terdengar teriakan dari dalam rumah.
Baca Juga: Geser Ronaldo dan Messi, V BTS Catat Rekor Influencer Global di Instagram dan TikTok
“Baru umur beberapa hari anak itu pun sudah pernah dipukul sama bapaknya. Kami kasihan sekali. Warga di sini sudah tidak senang dengan bapak anak ini, karena sering ribut dan melakukan KDRT,” ujarnya.
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, AKP Marvel, membenarkan bahwa kedua orangtua korban telah diamankan untuk pemeriksaan.
“Orang tuanya sudah diamankan, masih diperiksa. Kasus ini masih dalam tahap pengumpulan data dan pemeriksaan saksi-saksi,” jelasnya, Jumat (1/5).
Baca Juga: Revitalisasi 5 Pasar Surabaya Dikebut, Ditarget Rampung Bulan Ini
Sementara itu, Humas Polresta Deli Serdang, Iptu JM Gabe Napitupulu, menambahkan bahwa jasad korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diautopsi.
“Ada luka memar pada hidung, pipi kiri di bawah mata, serta bagian kepala belakang. Autopsi sudah dilakukan, kami masih menunggu hasilnya,” terangnya.
Kasus bayi 3 minggu yang diduga dianiaya orangtuanya di Deli Serdang menambah daftar panjang kekerasan terhadap anak di Indonesia. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari