Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia, Gubernur Khofifah Jajaki Kerja Sama Strategis 

Lainin Nadziroh • Selasa, 28 April 2026 | 19:39 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat bertemu dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan, Senin (27/4). (HUMAS PEMPROV JATIM)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat bertemu dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan, Senin (27/4). (HUMAS PEMPROV JATIM)

RADAR SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara Provinsi Jawa Timur dengan Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia di berbagai sektor.

Hal tersebut disampaikann Gubernur Khofifah saat melakukan audiensi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Saudi Arabia, Jakarta Selatan, Senin (27/4).

Dalam pertemuan kali ini, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa hubungan kerja sama antara Indonesia khususnya Jawa Timur dan Saudi Arabia diharapkan dapat berkembang menjadi kolaborasi yang saling menguntungkan (mutualisme) serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kedua pihak.

Baca Juga: Jatim Tancap Gas! Target Juara Umum di Kejurnas Loncat Indah 2026

"Alhamdulillah,  kami diterima oleh Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia, Yang Mulia Bapak Faisal pada Senin (27/4) di kantor kedutaan Saudi Arabia  di Jakarta. Kami mendapatkan kesempatan yang cukup strategis  untuk bisa berdiskusi  membangun kerjasama di bidang ekonomi, pariwisata, terutama untuk membuka ruang investasi dari pelaku-pelaku usaha industri di Saudi Arabia ke Indonesia, terutama Jawa Timur," ujarnya.

Fokus Investasi, Ekonomi, Wisata dan Logistik Jemaah Haji

Selain sektor ekonomi, kedua pihak juga menjajaki potensi kerja sama di berbagai bidang lainnya, antara lain investasi, pariwisata, budaya, dan pendidikan. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berdiskusi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi tentang kerja sama dan investasi. (HUMAS PEMPROV JATIM)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berdiskusi dengan Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia HE. Faisal Abdullah H. Amodi tentang kerja sama dan investasi. (HUMAS PEMPROV JATIM)

Dalam diskusi tersebut, turut dibahas peluang kemudahan akses mobilitas, termasuk opsi fasilitasi  bebas visa bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan guna mendukung kelancaran kerja sama bilateral.

Baca Juga: Ambisi Besar! Surabaya Siapkan Seluruh Venue untuk Porprov 2027

Menurut Gubernur Khofifah, upaya menarik investasi menjadi langkah strategis dalam memperluas ruang pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di tengah dinamika ekonomi global saat ini.

"Ini masukan penting bagi Indonesia. Saat-saat seperti sekarang tentu mendatangkan investor menjadi bagian yang sangat penting untuk membangun ruang tumbuh perekonomian, terutama bagi kami di Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya," ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Pangeran  Mohammed bin Salman atas dukungan yang diberikan kepada Indonesia, khususnya dalam penyelenggaraan layanan bagi jamaah haji asal Indonesia, terutama Jawa Timur. 

Baca Juga: Gubernur Khofifah Pastikan Kesiapan Hewan Kurban Pada Idul Adha 1447 H, Ketersediaan Ternak Surplus, Sehat, SDM Profesional dan Infrastruktur Pemotongan Memadai

Ia menuturkan bahwa terdapat peluang bagi pelaku usaha dari Jawa Timur untuk berpartisipasi dalam penyediaan kebutuhan logistik, khususnya konsumsi bagi jemaah haji asal Indonesia.

"Jadi ada ruang untuk kami melayani dan menyiapkan konsumsi logistik bagi seluruh jamaah haji asal Jawa Timur. Mudah-mudahan pada musim haji yang akan datang, bahkan juga saat umrah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Indonesia pada umumnya mendapatkan kesempatan untuk suplai logistik bagi jamaah haji juga jamaah umroh," ungkapnya.

Lebih lanjut, Khofifah mengingatkan para pelaku usaha agar senantiasa mematuhi seluruh standar dan persyaratan yang ditetapkan, mengingat ketatnya regulasi, khususnya dalam penyediaan logistik makanan bagi jamaah haji dan umrah.

Mengakhiri pertemuan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan harapannya agar kerja sama yang dijajaki dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Ratusan Ojol Wadul ke DPRD Jatim, Ini Tuntutan Mereka

"Sekali lagi, terima kasih untuk Yang Mulia Pangeran Mohammed bin Salman atas kesempatan yang diberikan kepada pelaku usaha Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya. Terima kasih juga kepada YME. Bapak Duta Besar Saudi Arabia atas sambutan hangat hari ini untuk kami. Semoga kerjasama ini bisa membawa manfaat besar baginkedua belah pihak," pungkasnya. (*)

Editor : Nurista Purnamasari
#Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia #Investasi #Jawa Timur #khofifah indar parawansa #kerja sama