Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tragedi Viral di Puncak Gunung Lawu: Pendaki Baku Hantam Gara-Gara Rebutan Spot Foto

Nurista Purnamasari • Selasa, 28 April 2026 | 00:39 WIB
Video viral baku hantam pendaki di Gunung Lawu gara-gara berebut spot foto. (Instagram)
Video viral baku hantam pendaki di Gunung Lawu gara-gara berebut spot foto. (Instagram)

RADAR SURABAYA - Saat naik gunung orang biasanya ingin menikmati alam, udara segar, mencari ketenangan, atau sekedar berburu foto indah dan estetik. Namun, berbeda dengan peritisa di puncak Gunung Lawu akhir pekan lalu.

Tragedi keributan antarpendaki terjadi di puncak Gunung Lawu, perbatasan Jawa Timur–Jawa Tengah, Minggu (26/4). 

Insiden yang terekam kamera ini viral di media sosial setelah memperlihatkan dua pendaki nyaris baku hantam akibat berebut tempat foto di titik favorit puncak.

Baca Juga: Insiden Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur, Jalur Lumpuh Total

Kronologi Kejadian

Dalam video berdurasi 53 detik yang beredar, tampak kerumunan pendaki pria dan wanita mengenakan kostum pendakian. 

Dua orang pendaki yang mengenakan jaket merah dan hitam terlihat terjatuh dan ditendang oleh pendaki lain di tengah kerumunan. 

Asisten Perhutani BKPH Lawu DS, Mulyadi, membenarkan insiden tersebut. “Betul itu kejadian di puncak Gunung Lawu. Informasinya pertengkaran dipicu karena berebut tempat foto,” ujarnya, Senin (27/4).

Baca Juga: Dua Pesawat Alami Gangguan Teknis saat Angkut Jemaah Haji Embarkasi Surabaya, Menhaj Beri Teguran Keras ke Saudi Arabia Airlines

Keributan yang melibatkan rombongan pendaki asal Bogor dan Bandung akhirnya berakhir damai. 

Kedua pihak menyampaikan klarifikasi melalui video di media sosial. “Saya mewakili rombongan meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi di puncak.

Saat ini kami sudah saling memaafkan dan tidak ada masalah lagi,” ujar perwakilan rombongan Bogor, Samah.

Baca Juga: BPBD Jatim Bersiap Hadapi Risiko Tsunami, Gelar Simulasi Evakuasi di Dua Wilayah Rawan Ini

Hal senada disampaikan ketua rombongan asal Bandung. “Masalah ini sudah clear, sudah beres. Kami juga meminta maaf kepada pengelola dan pihak basecamp atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh anggota kami,” kata Ruli.

Kapolsek Plaosan, AKP Agus Budi, membenarkan adanya insiden tersebut. Namun, ia menegaskan konflik tidak berlanjut ke ranah hukum.

“Tidak ada laporan ke polisi. Kedua pihak sudah dipertemukan saat turun dan sepakat secara damai,” jelasnya. 

Pihak basecamp pendakian turut memfasilitasi mediasi hingga kedua rombongan sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pendaki baku hantam #spot foto #viral #pendaki #gunung lawu