RADAR SURABAYA - Kecelakaan besar mengguncang Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam, ketika KA Argo Bromo Anggrek bertabrakan langsung dengan KRL Commuter Line.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.55 WIB ini membuat jalur kereta api di wilayah Bekasi lumpuh total, menghentikan perjalanan kereta jarak jauh maupun KRL, serta menimbulkan kepanikan penumpang di peron stasiun.
Kronologi Kejadian
Informasi awal mengenai tabrakan ini pertama kali diunggah oleh akun X @sahabat_kereta.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa KA Argo Bromo Anggrek 4 relasi Gambir–Surabaya Pasarturi bertumburan head to head dengan rangkaian KRL Commuter Line.
Foto dan video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepanikan penumpang, kerusakan parah pada bagian depan kereta, serta kondisi KRL yang mati lampu.
Penumpang berhamburan keluar, sebagian berlari ke peron, sementara beberapa korban mengalami luka, termasuk cedera di kepala.
Baca Juga: 2 Kereta LRT Jabodebek Tabrakan di Jalur Layang Cibubur
Dampak Perjalanan
Akibat insiden ini, perjalanan kereta api dari Jakarta menuju Bekasi/Cikarang maupun sebaliknya terhenti total.
Tidak hanya penumpang yang terdampak, pengendara di sekitar lokasi juga tidak dapat melintasi rel karena rangkaian kereta yang berhenti menutup jalur.
Situasi di lapangan menunjukkan kepanikan massal, dengan penumpang berlarian keluar dari rangkaian KRL dan peron stasiun penuh sesak.
Baca Juga: BPBD Jatim Bersiap Hadapi Risiko Tsunami, Gelar Simulasi Evakuasi di Dua Wilayah Rawan Ini
PT Kereta Api Indonesia (Persero) segera merespons insiden tersebut. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan perjalanan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” ujarnya.
Anne menegaskan bahwa prioritas utama adalah evakuasi penumpang dan awak kereta, penanganan korban, serta pengamanan area.
KAI juga berkomitmen memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada masyarakat.
Baca Juga: Resuffle Kabinet: Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru
Hingga kini, penyebab tabrakan belum dapat dipastikan. Tim teknis dan petugas keamanan sudah berada di lokasi untuk melakukan investigasi, termasuk memeriksa sistem persinyalan dan jalur kereta.
PT KAI memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan, sementara korban luka mendapatkan penanganan medis di lokasi. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari