RADAR SURABAYA – Calon jemaah haji kloter 1 dan 2 telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Selasa (21/4) pukul 11.15 WIB. Sebagian besar dari mereka merupakan warga yang berasal dari Kabupaten Probolinggo. Suasana haru dan sukacita tampak terlihat di wajah para jemaah saat turun dari bus, karena akhirnya dapat mewujudkan impian dan memenuhi panggilan untuk beribadah di Tanah Suci.
Salah satu jemaah Agus Prasetyo, yang tergabung dalam kloter 1 asal Kabupaten Probolinggo dan berangkat bersama istrinya. Ia datang bersama kelompok bimbingan ibadah haji KBIH Nurul Haramain, dan menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
Menurut Agus, begitu mendapatkan kabar dan panggilan untuk menunaikan ibadah haji, ia segera mempersiapkan segala kebutuhan. Ia menekankan bahwa persiapan kondisi fisik menjadi hal yang paling utama, selain juga menyiapkan perlengkapan sesuai dengan petunjuk yang telah disampaikan oleh para pembimbing ibadah haji.
Baca Juga: Rahasia Makan Telur Setiap Hari Tanpa Takut Jerawatan dan Bisulan
“Persiapan fisik yang jelas. Persiapan barang-barang sesuai anjuran dan arahan dari bapak-bapak di KBIH,” katanya.
Selain bertekad untuk melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan sebaik-baiknya, ia juga memiliki berbagai doa dan harapan yang akan dipanjatkan selama berada di Tanah Suci. Selain mendoakan keselamatan dan kebaikan bagi keluarga, ia juga tidak lupa mendoakan kesejahteraan bangsa dan negara.
“Doa yang jelas untuk keluarga, ibu, bapak, anak, istri, semuanya. Jangan lupa kami doakan untuk Indonesia biar tenang,” jelasnya.
Baca Juga: Merasa Benar Meski Salah, Ini Penjelasan Psikologi tentang Disonansi Kognitif
Setibanya di lokasi, Agus dan seluruh rombongan langsung diarahkan oleh petugas menuju Gedung Mina. Di tempat tersebut, mereka akan melalui proses pendataan administrasi yang dilakukan oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), sebelum kemudian diizinkan masuk ke kamar masing-masing untuk beristirahat.
Seluruh jemaah kloter satu dan dua dijadwalkan akan berangkat menuju Madinah, Arab Saudi, pada hari Rabu, 22 April 2026, melalui Bandara Internasional Juanda.
Secara keseluruhan, terdapat sebanyak 43.625 orang jemaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya. Jumlah ini tidak hanya terdiri dari warga wilayah Jawa Timur saja, tetapi juga mencakup para jemaah yang berasal dari daerah Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Terkait jadwal keberangkatan, kloter pertama dijadwalkan akan terbang pada pukul 09.30 WIB, diikuti oleh keberangkatan kloter kedua pada pukul 13.55 WIB.
PPIH Embarkasi Surabaya memastikan bahwa seluruh proses penerimaan jemaah dirancang dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 90 menit saja, dan tidak disertai dengan rangkaian seremonial. Kebijakan ini diambil agar jemaah tidak menghabiskan banyak waktu untuk proses administrasi, sehingga mereka memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk beristirahat dan mempersiapkan diri sebelum memulai perjalanan panjang ke Tanah Suci. (*)
Editor : Lambertus Hurek