RADAR SURABAYA – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menegaskan pentingnya pelayanan maksimal bagi jamaah calon haji Indonesia, khususnya saat tiba di bandara Arab Saudi.
Kesan pertama yang baik dinilai krusial untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi jamaah setelah perjalanan panjang.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basyir, menekankan bahwa petugas harus bersikap ramah, sigap, dan profesional dalam menyambut kedatangan jamaah di Tanah Suci.
“Petugas bandara harus memberikan kesan pertama terbaik, melayani dengan ramah sehingga jamaah merasa tenang karena melihat kehadiran petugas dari Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/4).
Baca Juga: Wanita Tani Sumber Boga Tamanan Sleman, Tumbuh Berdaya Bersama Dukungan BRI
Persiapan Petugas Jadi Kunci Layanan Haji
Menjelang kedatangan jamaah, seluruh petugas—baik dari unsur PPIH Arab Saudi maupun tenaga pendukung seperti petugas mukimin dan mahasiswa—diminta memahami tugas dan fungsi masing-masing.
Pemahaman ini penting agar petugas mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan serta memberikan pelayanan yang efektif dan terkoordinasi.
Selain itu, petugas juga diwajibkan mematuhi aturan di area bandara Arab Saudi yang termasuk kawasan terbatas (restricted area). Aktivitas tertentu, seperti pengambilan foto di lokasi tertentu, dilarang dan harus dihindari.
Respons Cepat dan Prioritas Kesehatan Jamaah
Dalam pelaksanaan layanan, respons cepat menjadi hal utama. Petugas diminta mengutamakan kondisi fisik jamaah, terutama bagi mereka yang kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh.
“Jika jamaah dalam kondisi lelah, segera difasilitasi untuk beristirahat agar tidak mengganggu kondisi fisiknya,” kata Basyir.
Ia juga menyoroti tiga hari pertama kedatangan jamaah sebagai fase krusial dalam operasional haji.
Jika periode ini berjalan lancar, maka pelayanan selanjutnya akan lebih mudah dikendalikan.
Baca Juga: Harga Emas Hari Senin 20 April 2026 Stagnan, Antam Tembus Rp3 Juta per Gram
Jaga Kekompakan dan Koordinasi
Seluruh personel PPIH diimbau untuk menjaga kekompakan, bekerja dalam satu komando, serta rutin melakukan koordinasi guna memastikan pelayanan berjalan optimal.
Di sisi lain, jamaah calon haji Indonesia juga diingatkan untuk mempersiapkan diri sebelum keberangkatan, terutama dari segi kesehatan dan kelengkapan kebutuhan pribadi.
“Pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. Obat-obatan dan vitamin perlu disiapkan, serta hindari membawa barang terlarang yang dapat menghambat proses di bandara,” ujarnya.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan