Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Haji 2016: Petugas Haji Diminta Berikan Pelayanan Prima di Bandara, Ciptakan Rasa Tenang bagi Jamaah

Rahmat Adhy Kurniawan • Senin, 20 April 2026 | 12:00 WIB
 Rapat koordinasi Daerah Kerja Bandara jelang kedatangan jamaah calon haji gelombang pertama. (ANTARA/HO-MCH 2026).
Rapat koordinasi Daerah Kerja Bandara jelang kedatangan jamaah calon haji gelombang pertama. (ANTARA/HO-MCH 2026).

RADAR SURABAYA – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menegaskan pentingnya pelayanan maksimal bagi jamaah calon haji Indonesia, khususnya saat tiba di bandara Arab Saudi.

Kesan pertama yang baik dinilai krusial untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi jamaah setelah perjalanan panjang.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basyir, menekankan bahwa petugas harus bersikap ramah, sigap, dan profesional dalam menyambut kedatangan jamaah di Tanah Suci.

“Petugas bandara harus memberikan kesan pertama terbaik, melayani dengan ramah sehingga jamaah merasa tenang karena melihat kehadiran petugas dari Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/4).

Baca Juga: Wanita Tani Sumber Boga Tamanan Sleman, Tumbuh Berdaya Bersama Dukungan BRI

Persiapan Petugas Jadi Kunci Layanan Haji

Menjelang kedatangan jamaah, seluruh petugas—baik dari unsur PPIH Arab Saudi maupun tenaga pendukung seperti petugas mukimin dan mahasiswa—diminta memahami tugas dan fungsi masing-masing.

Pemahaman ini penting agar petugas mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan serta memberikan pelayanan yang efektif dan terkoordinasi.

Selain itu, petugas juga diwajibkan mematuhi aturan di area bandara Arab Saudi yang termasuk kawasan terbatas (restricted area). Aktivitas tertentu, seperti pengambilan foto di lokasi tertentu, dilarang dan harus dihindari.

Respons Cepat dan Prioritas Kesehatan Jamaah

Dalam pelaksanaan layanan, respons cepat menjadi hal utama. Petugas diminta mengutamakan kondisi fisik jamaah, terutama bagi mereka yang kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh.

“Jika jamaah dalam kondisi lelah, segera difasilitasi untuk beristirahat agar tidak mengganggu kondisi fisiknya,” kata Basyir.

Ia juga menyoroti tiga hari pertama kedatangan jamaah sebagai fase krusial dalam operasional haji.

Jika periode ini berjalan lancar, maka pelayanan selanjutnya akan lebih mudah dikendalikan.

Baca Juga: Harga Emas Hari Senin 20 April 2026 Stagnan, Antam Tembus Rp3 Juta per Gram

Jaga Kekompakan dan Koordinasi

Seluruh personel PPIH diimbau untuk menjaga kekompakan, bekerja dalam satu komando, serta rutin melakukan koordinasi guna memastikan pelayanan berjalan optimal.

Di sisi lain, jamaah calon haji Indonesia juga diingatkan untuk mempersiapkan diri sebelum keberangkatan, terutama dari segi kesehatan dan kelengkapan kebutuhan pribadi.

“Pastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. Obat-obatan dan vitamin perlu disiapkan, serta hindari membawa barang terlarang yang dapat menghambat proses di bandara,” ujarnya.

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Petugas Penyelenggara Ibadah Haji #madinah #Haji 2026 #ppih #makkah