Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kabar Gembira! 1,4 Juta Penerima PKH Berpeluang Jadi Anggota dan Karyawan Kopdes Merah Putih

Nurista Purnamasari • Selasa, 14 April 2026 | 19:06 WIB
Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (ANTARA)
Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (ANTARA)

RADAR SURABAYA - Pemerintah berencana mendorong penerima Program Keluarga Harapan (PKH) untuk bergabung sebagai anggota sekaligus karyawan di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. 

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat serta membuka lapangan kerja baru di tingkat desa.

Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menjelaskan bahwa penerima PKH yang menjadi anggota koperasi akan memperoleh tambahan pemasukan dari imbal hasil usaha. 

Baca Juga: Kedai Kopi Bernuansa Jawa di Surabaya,   Edukasi Budaya lewat Gamelan dan Wayang

“Setelah jadi anggota koperasi mereka bisa mendapatkan sisa hasil usaha yang akan menambah pendapatan, sehingga diharapkan bisa keluar dari kelompok Desil 1 dan Desil 2,” ujarnya.

Selain itu, sebagian penerima PKH juga berpeluang menjadi karyawan di koperasi sekitar wilayah tempat tinggalnya. 

Ferry memperkirakan hampir 1,4 juta penerima PKH dapat terserap sebagai tenaga kerja, dengan asumsi operasional sekitar 80 ribu Kopdes di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Lahan Terbatas, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Surabaya Belum Maksimal

Ferry menegaskan, aturan baru sedang disiapkan untuk mempermudah proses keanggotaan.

“Payung hukum ini penting agar penerima manfaat tidak terbebani biaya keanggotaan. Kami ingin mereka mandiri, bukan hanya bergantung pada bantuan sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menambahkan bahwa penerima PKH akan diprioritaskan menjadi karyawan koperasi jika masih berada dalam usia produktif. 

Baca Juga: Jejak Kantor Pelayaran JCJL Penghubung Jalur Jawa, Tiongkok, dan Jepang di Kembang Jepun Surabaya 

“Kita prioritaskan yang usia produktif melalui pelatihan-pelatihan. Kalau mau jadi driver ada pelatihan, kalau cleaning service juga ada pelatihan supaya mereka bekerja dengan baik,” jelasnya.

Menurut Gus Ipul, pemetaan dan pelatihan akan dilakukan terlebih dahulu agar penerima manfaat bisa menyesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja di koperasi. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pkh #Kopdes Merah Putih #program keluarga harapan (pkh) #koperasi #kesejahteraan