Tragedi Ujian Sains di Siak: Pelajar Tewas Akibat Ledakan Senapan 3D Rakitan
Nurista Purnamasari• Sabtu, 11 April 2026 | 21:46 WIB
VIRAL: Seorang siswa SMP di Siak meninggal dunia saat ujian praktik sains setelah senapan 3D rakitan buatannya meledak. (INSTAGRAM)RADAR SURABAYA - Dunia pendidikan di Kabupaten Siak diguncang tragedi memilukan. Seorang siswa kelas IX SMP Sains Tahfizh Islamic Center Siak, berinisial MAA, meninggal dunia saat ujian praktik sains pada Rabu (8/4). Karya inovatif berupa senapan rakitan 3D yang dibuatnya sendiri meledak ketika sedang diperagakan di aula sekolah.Insiden terjadi sekitar pukul 09.30 WIB saat pelaksanaan ujian praktik mata pelajaran IPA.Baca Juga: Viral! Video Dugaan Penistaan Agama Injak Alquran di Lebak, Dua Terduga Pelaku DiamankanKelompok korban menjadi salah satu dari lima tim yang dijadwalkan mempresentasikan karya mereka. Sebelum kejadian, MAA sempat meminta teman-temannya menjaga jarak demi keamanan.Kasatreskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais, menjelaskan bahwa korban memperagakan senapan 3D rakitan yang dibuatnya sendiri. “Korban mengambil posisi sebagai peraga dan melakukan tembakan senjata 3D printer yang dibuat. Nah, pada saat tembakan dilakukan, terjadi ledakan senapan rakitan tersebut,” ujar Raja Kosmos, dikutip Sabtu (11/4).Baca Juga: Srikandi Mojopahit FC Pesta Gol! Libas Star Generation 4-0 di Kompetisi Putri U-15 SurabayaLedakan keras disertai asap tebal membuat suasana aula panik. Pecahan plastik dan besi berhamburan hingga mengenai kepala korban. MAA segera dilarikan ke RSUD Tengku Rafian, namun nyawanya tidak tertolong.Polisi menemukan sejumlah komponen senjata di lokasi, termasuk potongan besi dan sisa bubuk hitam yang kini dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Riau untuk pemeriksaan.“Kami sedang mendalami apakah ada unsur kelalaian dalam insiden ini. Bubuk hitam yang ditemukan akan kami analisis untuk memastikan penyebab ledakan,” jelas Raja Kosmos.Baca Juga: Razia Tiga Tempat Hiburan Malam di Surabaya, Polda Jatim Lakukan Tes Urine, Ini HasilnyaPihak kepolisian bersama Dinas Pendidikan Siak akan melakukan evaluasi terhadap standar keselamatan kegiatan eksperimen di sekolah. Guru pembimbing dan pihak sekolah diminta memberikan laporan lengkap terkait bahan dan metode yang digunakan dalam proyek tersebut. (net/nur) Editor : Nurista Purnamasari