RADAR SURABAYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas pemeriksaan terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Sebanyak 12 pejabat Pemerintah Kabupaten Tulungagung diberangkatkan ke Surabaya pada Sabtu (11/4) pagi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Sementara itu, sang bupati telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Baca Juga: Kena OTT, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Ditangkap KPK
Rombongan pejabat diberangkatkan dari Mapolres Tulungagung sekitar pukul 06.33 WIB menggunakan bus Harapan Jaya dengan pengawalan aparat kepolisian.
Sebelumnya, mereka telah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 12 jam sejak Jumat (10/4) malam.
Pejabat yang dibawa ke Surabaya terdiri dari sejumlah kepala bagian, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), ajudan bupati, hingga seorang anggota DPRD Tulungagung. Nama-nama yang ikut diperiksa antara lain:
Baca Juga: Gelombang OTT KPK di Jatim: Tiga Kepala Daerah Tersandung Kasus Korupsi dalam 6 Bulan
1. Kabag Kesra, Makrus Manan
2. Kabag Pemerintahan, Arif Efendi
3. Kabag Umum, Yulius Rama Isworo
4. Kabag Prokopim, Aris Wahyudiono
5. Kepala Satpol PP, Hartono
6. Kepala Dinas Pertanian, Suyanto
7. Kepala BPKAD, Dwi Hari
8. Kepala Bakesbangpol, Agus Prijanto
9. Kepala Dinas PUPR, Erwin
10. Anggota DPRD Tulungagung, Jatmiko (adik kandung bupati)
11. Ajudan Bupati, Dwi Yoga Ambal
12. Staf Pemerintahan, Oki
Sementara itu, beberapa pejabat lain yang turut diperiksa tidak ikut dibawa ke Surabaya dan telah dipulangkan setelah pemeriksaan awal.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa Gatut Sunu Wibowo tiba sekitar pukul 06.50 WIB.
Baca Juga: Lokalisasi Krengseng Sidoarjo Masih Menggeliat, Warga Minta Satpol PP Kembali Intensif Patroli
“Bupati tiba di gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 06.50 WIB, dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif,” ujarnya.
Setibanya di Jakarta, Gatut langsung digiring masuk ke ruang pemeriksaan. Sementara itu, sejumlah pejabat lain masih diperiksa di Mapolresta Tulungagung.
KPK juga melakukan penelusuran di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung untuk mendalami konstruksi perkara.
Dalam operasi senyap ini, total 16 orang diamankan, termasuk Bupati Gatut Sunu Wibowo.
Baca Juga: 4 Astronaut Artemis II Pulang Selamat ke Bumi, Splashdown Sempurna di Samudra Pasifik
Penyelidikan tertutup juga dilakukan di sejumlah lokasi di Jawa Timur untuk mengungkap dugaan korupsi yang melibatkan jajaran pemerintah daerah. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari