Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

60 Tukik Penyu Sisik Dilepas di Karimunjawa, Upaya Jaga Populasi Satwa Dilindungi

M Firman Syah • Selasa, 7 April 2026 | 09:39 WIB
 Pelepasan: 60 Tukik Penyu Sisik.
Pelepasan: 60 Tukik Penyu Sisik.

RADAR SURABAYA – Sebanyak 60 tukik penyu sisik dilepasliarkan ke laut di kawasan Taman Nasional Karimunjawa, Jawa Tengah, pada Minggu (05/04). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian satwa laut yang dilindungi.

Pelepasliaran dilakukan di Pantai Pulau Menyawakan. Lokasi ini dikenal sebagai salah satu habitat alami penyu sisik untuk bertelur. Pemilihan tempat tersebut bertujuan meningkatkan peluang tukik kembali ke habitat asalnya.

Baca Juga: Jatimers Aquatic Community - Big Wave Gelar Konservasi Tukik di Pantai Kili Kili Trenggalek

Koordinator Penetasan Semi Alami (PSA) Penyu Seksi PTN Wilayah II Karimunjawa, Zaenul Abidin, menjelaskan bahwa tukik berasal dari penetasan semi alami. Telur penyu sebelumnya diamankan dari ancaman predator dan gangguan manusia. Proses pemantauan dilakukan hingga telur menetas.

“Pelepasliaran ini menjadi bagian penting dalam siklus hidup penyu, sekaligus upaya menjaga populasi di alam,” ujarnya.

Kepala SPTN Wilayah II Karimunjawa, Dyah Ayu Puspitasari, menegaskan pentingnya pelepasan tukik di lokasi asal penetasan. Hal ini memiliki peran ekologis dalam menjaga keberlanjutan habitat penyu.

“Fungsi utama pelepasan tukik di lokasi induk bertelur adalah untuk mempertahankan nesting site atau situs bertelur alami,” ujarnya.

Baca Juga: Gawat! Mikroplastik Ditemukan di Ekosistem Laut Dalam Indonesia

Ia menjelaskan bahwa penyu memiliki kemampuan mengingat medan magnet pantai tempat menetas. “Dengan melepasliarkan mereka di sini, kita sedang ‘merekam’ lokasi ini ke dalam memori alami mereka,” imbuhnya.

Dyah berharap dalam 20 hingga 30 tahun mendatang penyu tersebut dapat kembali. “Harapannya, mereka kembali ke Pantai Pulau Menyawakan untuk bertelur, sehingga populasi penyu sisik yang dilindungi ini dapat terus berlanjut secara alami,” pungkasnya.

Baca Juga: Kelompok Nelayan: Laut Pesisir Surabaya Rusak, Ada yang Tak Masalah Ganti Profesi

Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen berkelanjutan dalam konservasi. Selain itu, menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk menjaga habitat penyu. Keberadaan penyu berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. (she/fir)

Editor : M Firman Syah
#penyu sisik #tukik #konservasi laut #ekosistem laut #karimunjawa