RADAR SURABAYA - Seorang turis asal Belgia, Juliette Marcelle V Andre, 25, mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (4/4).
Juliette terpeleset di jalur curam Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak sekitar pukul 11.30 WITA, hingga menyebabkan patah tulang pada kaki kirinya.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Astekita Ardiaristo, menjelaskan bahwa korban langsung mendapat pertolongan awal di shelter darurat.
Baca Juga: Lagi, Pendaki Meninggal di Gunung Rinjani, Kali Ini Warga Lokal yang Masuk Secara Ilegal
“Korban mengalami cedera serius pada kaki sebelah kiri. Kaki korban bengkak dan kesulitan berjalan,” ujarnya.
Astekita menambahkan bahwa tim evakuasi EMHC segera berkoordinasi dengan pemandu pendakian dan porter untuk membawa Juliette ke shelter emergency.
“Pukul 13.43 WITA, korban tiba di shelter emergency 1 di Pelawangan dengan cara digendong oleh porter. Kemudian korban mendapatkan perawatan awal oleh petugas jaga,” jelasnya.
Baca Juga: Warga Gunung Anyar Surabaya Bersatu, Jebak Maling Motor yang Hendak Lari ke Madura
Kepala Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGR NTB, Budi Soesmardi, menegaskan bahwa evakuasi dilakukan dengan semangat gotong royong.
“Korban berhasil dibawa ke shelter darurat di Pelawangan Sembalun untuk penanganan awal, lalu dirujuk ke Puskesmas Sembalun dan selanjutnya ke rumah sakit di Mataram,” katanya.
TNGR mengingatkan bahwa setiap pendaki harus mempersiapkan fisik, perlengkapan, serta memahami risiko jalur pendakian.
Baca Juga: Viral Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Verbal di Putat Gede Surabaya, Berakhir Damai
“Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua untuk selalu utamakan keselamatan, persiapkan fisik dan perlengkapan dengan matang. Mari tetap menjaga ekosistem kawasan Gunung Rinjani,” ujar Budi. (dtk/nur)
Editor : Nurista Purnamasari