RADAR SURABAYA — Tiga jenazah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur saat menjalankan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon akhirnya dipulangkan ke Tanah Air.
Ketiganya diberangkatkan dari Turki menuju Indonesia pada Jumat (3/4) waktu setempat.
Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, menjelaskan bahwa jenazah para prajurit diberangkatkan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten.
“Malam ini jenazah berangkat dari Turki menuju Cengkareng. Selanjutnya akan diberangkatkan ke Halim Perdanakusuma,” ujar Yuniar di rumah duka Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, Kulon Progo, Jumat malam.
Baca Juga: Tiongkok Berduka atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon, Soroti Pelanggaran Hukum Internasional
Proses Pemulangan dan Pemakaman Prajurit TNI
Setibanya di Indonesia, jenazah akan disemayamkan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Setelah itu, dua jenazah akan diterbangkan ke Yogyakarta melalui Bandara Adisutjipto.
Dua prajurit yang dipulangkan ke Yogyakarta adalah:
Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon
Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan
Keduanya selanjutnya dibawa ke rumah duka masing-masing di Kulon Progo dan Magelang, Jawa Tengah.
Rencananya, pemakaman akan dilaksanakan pada Minggu (5/4) pagi dengan upacara militer.
Kopda Farizal akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo.
Upacara pemakaman dijadwalkan dipimpin oleh Letnan Jenderal TNI Chandra sebagai inspektur upacara, sementara prosesi di Magelang akan dipimpin perwakilan Mabes TNI.
Kronologi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon
Ketiga prajurit TNI tersebut gugur akibat serangan di wilayah Lebanon selatan yang sedang memanas.
Farizal Rhomadhon tewas akibat ledakan proyektil di Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3).
Zulmi Aditya Iskandar dan Muhammad Nur Ichwan gugur akibat ledakan di dekat Bani Hayyan pada Senin (30/3).
Ketiganya bertugas dalam misi perdamaian PBB di bawah naungan UNIFIL.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanannya, ketiga prajurit dianugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).
Sejak awal Maret, konflik di Lebanon selatan kembali meningkat setelah Israel melancarkan serangan intensif dengan alasan menargetkan kelompok Hizbullah.
Serangan tersebut memicu balasan dari pihak Hizbullah, sehingga memperburuk situasi keamanan di wilayah tersebut, termasuk berdampak pada pasukan perdamaian internasional.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan