Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kondisi Terkini Aktivis Andrie Yunus Usai Disiram Air Keras, KontraS: Jalani Perawatan Intensif di RSCM

Rahmat Adhy Kurniawan • Senin, 16 Maret 2026 | 19:04 WIB
Kepala Divisi Impunitas KontraS Jane Rosalina (ketiga kiri) dalam konferensi pers di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat, Senin (16/3). (ANTARA/Muhammad Rizki)
Kepala Divisi Impunitas KontraS Jane Rosalina (ketiga kiri) dalam konferensi pers di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat, Senin (16/3). (ANTARA/Muhammad Rizki)

RADAR SURABAYA – Aktivis Andrie Yunus, korban penyiraman air keras pada Kamis (12/3) malam, saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, mengatakan proses pemulihan Andrie belum dapat dipastikan akan berlangsung hingga kapan karena kondisi korban masih memerlukan pengawasan medis secara ketat.

“Korban saat ini berada di ruang High Care Unit dan belum bisa dipastikan berapa lama masa perawatannya,” ujar Jane saat ditemui di Gedung YLBHI, Jakarta Pusat, Senin (16/3).

Menurut Jane, proses pemulihan korban kemungkinan memakan waktu cukup lama. Ia mencontohkan kasus penyiraman air keras yang pernah dialami mantan penyidik KPK, Novel Baswedan, yang membutuhkan waktu pemulihan hingga berbulan-bulan.

Baca Juga: Komisi III DPR Pastikan Awasi Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus

“Berkaca dari penanganan kasus Novel Baswedan, baik pada mata maupun kulit, proses pemulihan bisa memakan waktu berbulan-bulan,” jelasnya.

Penanganan Awal Berhasil Dilakukan

Jane menjelaskan pihak rumah sakit telah melakukan tindakan medis awal terhadap reaksi inflamasi akibat paparan cairan asam yang mengenai tubuh korban, terutama pada organ penglihatan.

“Rumah sakit telah melakukan penanganan pertama terhadap reaksi inflamasi akibat paparan cairan air keras pada mata Andrie Yunus,” katanya.

Penanganan tersebut menjadi langkah awal untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada jaringan mata korban.

KontraS Bantah Isu Pencangkokan Mata

Di sisi lain, Jane juga meluruskan kabar yang beredar di media sosial terkait kondisi Andrie Yunus. Ia menegaskan informasi yang menyebutkan mata korban dicangkok tidak benar.

“Informasi yang menyebutkan mata Andrie dicangkok dan sebagainya adalah tidak benar.

Kami dari KontraS mengonfirmasi bahwa kabar tersebut keliru terkait proses perawatan,” tegasnya.

Baca Juga: KONI Jatim Gandeng BPJS, Cedera Atlet Kini Dijamin dari Latihan hingga Kompetisi

Penanganan Tidak Hanya pada Mata

Jane menambahkan bahwa Andrie Yunus akan menjalani sejumlah tindakan medis lanjutan, tidak hanya berkaitan dengan kondisi mata, tetapi juga perawatan kulit yang terdampak cairan asam.

Namun, KontraS belum dapat memberikan keterangan lebih rinci mengenai kondisi rekam medis korban.

“Keterangan lebih lanjut mengenai kondisi medis Andrie akan disampaikan langsung oleh pihak rumah sakit,” ujar Jane.

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#andrie yunus #High Care Unit (HCU) #Jane Rosalina #Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS #Noah Sinc;lair