RADAR SURABAYA - Sebuah video kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kecamatan Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau, viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang suami berinisial AJ memukul istrinya berinisial NO di depan umum.
Peristiwa yang terjadi pada 15 Februari lalu, sontak mengundang perhatian warga sekitar dan berakhir dengan pelaku dikeroyok massa.
Meskipun video viral KDRT tersebut merupakan video lama, namun video tersebut kembali viral di media sosial dan telah dibagikan puluhan ribu kali.
Viralnya video tersebut juga seiring belakangan banyak video-video KDRT yang dibagikan di media sosial, salah satunya video KDRT di Trenggalek yang berakhir dengan korban mengakhiri hidup dengan minum racun.
Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Batu Aji, Iptu Yudha Firmansyah, insiden bermula ketika AJ tersulut emosi karena berbeda pilihan calon presiden dengan istrinya.
“Benar ada kejadiannya. Dugaan KDRT terjadi pada Kamis (15/2) di kawasan Pertokoan Cipta Prima, Batu Aji. Pelaku memukul istrinya di bagian kepala belakang,” jelas Yudha.
Video yang beredar menunjukkan keributan di pinggir jalan hingga membuat warga berusaha melerai. Namun, karena emosi warga tersulut, AJ justru dikeroyok massa sebelum akhirnya diamankan aparat.
Korban, NO, telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Saat ini, penyidik Polsek Batu Aji tengah memproses laporan dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.
Polisi menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku. Hingga kini, video tersebut masih ramai diperbincangkan warganet dan menjadi sorotan publik terkait isu KDRT di ruang publik.
Kasus KDRT di Batu Aji, Batam, menambah daftar panjang kekerasan rumah tangga yang terjadi di ruang publik dan viral di media sosial.
Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri, serta mendorong korban KDRT agar segera melapor agar mendapatkan perlindungan hukum. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari