Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

SPPG Pamekasan Pademawu Dihentikan Sementara setelah Sajikan Lele Mentah untuk MBG

Lambertus Hurek • Kamis, 12 Maret 2026 | 14:12 WIB

Menu tahu, tempe, dan lele marinasi dengan buah naga, susu, roti yang diberikan oleh SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan.  (ANTARA)
Menu tahu, tempe, dan lele marinasi dengan buah naga, susu, roti yang diberikan oleh SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan. (ANTARA)
 

RADAR SURABAYA - Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Pademawu, Buddagan, Kabupaten Pamekasan, dihentikan sementara setelah ada laporan terkait ketidaksesuaian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada siswa berupa lele mentah.

Badan Gizi Nasional (BGN) langsung melakukan peninjauan setelah menerima laporan menu MBG yang ditolak pihak sekolah, karena kekhawatiran akan berdampak pada siswa.

"Berdasarkan pertimbangan pimpinan BGN, permasalahan tersebut dinilai telah menghambat proses distribusi dalam Program MBG. Oleh karena itu, operasional SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan untuk sementara waktu dihentikan," kata Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN Albertus Dony Dewantoro di Jakarta, Kamis (12/3).

Dony menjelaskan, penghentian ini dilakukan sebagai langkah tindak lanjut untuk evaluasi serta perbaikan dalam proses pengolahan dan penyajian makanan. Selama masa penghentian, pihak terkait akan melakukan pembinaan dan perbaikan sistem operasional.

"Operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan dan perbaikan selesai oleh pihak berwenang. Pemerintah berharap perbaikan tersebut dapat memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa," ujar dia.

Sebelumnya, viral video yang menampilkan menu MBG berupa lele mentah di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Senin (9/3). Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan Fikri Kuttawakil menjelaskan bahwa penggunaan lele marinasi dalam menu tersebut memiliki pertimbangan gizi dan ketahanan pangan.

"Mengapa kami menggunakan lele marinasi? Pertama, untuk mencegah berkurangnya gizi di lele itu dan menambah protein di hari itu. Dimarinasi, lele juga bisa bertahan sampai satu hari," ucap Fikri.

SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan diketahui melayani 3.329 penerima manfaat, yang terdiri atas siswa SMA/SMK/MA, SMP/MTs, PAUD/TK, SLB, tenaga pendidik, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut. (ara)

Editor : Lambertus Hurek
#SPPG Pamekasan #evaluasi MBG #SPPG sajikan lele mentah #Badan Gizi Nasional (BGN) #MBG menu lele mentah #evaluasi SPPG