RADAR SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menegaskan komitmen partainya untuk terus menjaga nilai kebinekaan sekaligus mempertahankan jati diri sebagai partai yang berpihak kepada rakyat kecil atau wong cilik.
Menurut Said, sejak awal berdiri hingga saat ini PDI Perjuangan tidak pernah mengubah prinsip perjuangan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat kecil.
Nilai kebinekaan juga terus dihidupkan, baik di internal partai maupun kepada masyarakat luas.
“Intinya yang pertama kami terus menghidupkan kebinekaan di internal kami dan ke publik serta masyarakat. Pada saat yang sama kami menunjukkan jati diri kami bahwa kami ini Partai Wong Cilik, tidak pernah berubah sampai sekarang dari dulu. Karena itulah yang menjadi keyakinan kami,” ujar Said, Kamis (5/3).
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan ratusan ribu paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut menyasar kelompok rentan seperti anak yatim dan para janda.
“Kami ingin bersama anak yatim, bersama para janda dan itu hampir setiap hari terus-menerus kami lakukan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut juga menjadi wujud semangat gotong royong kader PDI Perjuangan dalam membantu masyarakat.
“Yang penting di internal kami bisa bergotong-royong,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Said juga menyinggung konflik yang terjadi di Timur Tengah. Ia menyatakan keprihatinan atas eskalasi konflik yang melibatkan sejumlah negara dan berharap ketegangan tersebut tidak semakin meluas.
“Sungguh kami sangat menyesalkan konflik itu terjadi. Kami tidak berharap konflik ini akan berkelanjutan, akan membebani Timur Tengah sekitarnya dan akhirnya juga akan sampai ke kami,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perang tidak akan membawa keuntungan bagi siapa pun dan justru hanya akan menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan.
“Tidak ada perang itu di mana pun yang akan membawa keuntungan bagi siapa pun selain membunuh kemanusiaan kita,” tegas Said.
Said juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya tokoh Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ia berharap konflik di kawasan Timur Tengah dapat segera diakhiri melalui jalur perdamaian.
“Kami ikut berdukacita atas meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei. Bagaimanapun dia adalah saudara kami, saudara seagama, saudara sekebudayaan, dan kami berharap sudahlah akhiri semua ini,” pungkasnya. (mus/vga)
Editor : Vega Dwi Arista