RADAR SURABAYA – Pelatih panjat tebing disiplin speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menegaskan tim kepelatihan baru akan melanjutkan fondasi
latihan yang telah dibangun pelatih sebelumnya demi menjaga kesinambungan prestasi atlet di level internasional.
“Tim kepelatihan yang baru tentu akan mengambil sisi positif dari apa yang dibangun oleh pelatih sebelumnya,” ujar Galar usai diperkenalkan sebagai pelatih speed Indonesia di pelatnas panjat tebing, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/3) malam.
Penunjukan Galar dilakukan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) untuk menggantikan Hendra Basir yang sebelumnya menjabat pelatih kepala disiplin speed.
Fokus Jaga Stabilitas dan Konsistensi Atlet
Menurut Galar, perubahan sistem pembinaan tidak bisa dilakukan secara drastis. Para atlet telah memiliki kebiasaan serta pola latihan yang terbentuk dalam waktu lama sehingga pendekatan bertahap menjadi pilihan paling rasional.
“Untuk mengubah sesuatu secara frontal itu juga butuh waktu. Ada yang kami modifikasi atau kembangkan sesuai kebutuhan pembinaan, tetapi fondasi yang sudah ada tetap dipertahankan,” katanya.
Ia menjelaskan, disiplin speed membutuhkan konsistensi teknik, kekuatan, serta kecepatan reaksi yang terasah melalui latihan berulang.
Karena itu, perubahan mendadak dikhawatirkan justru mengganggu ritme dan kenyamanan atlet.
Strategi yang diambil tim pelatih adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program sebelumnya, kemudian menyesuaikannya secara selektif.
Modifikasi dilakukan pada aspek teknik hingga intensitas latihan, tanpa menghilangkan karakter dasar pembinaan yang telah berjalan.
Adaptasi Bertahap untuk Tingkatkan Daya Saing
Galar menilai pendekatan perlahan memberi ruang bagi tim pelatih memahami karakter masing-masing atlet sebelum menerapkan penyesuaian lanjutan.
Dengan metode tersebut, proses adaptasi diharapkan berjalan efektif tanpa menurunkan performa.
Ia optimistis stabilitas tim dapat terjaga sekaligus membuka peluang peningkatan kualitas secara bertahap. Target utamanya adalah memastikan atlet speed Indonesia tetap kompetitif di ajang internasional.
Susunan Tim Pelatih Baru Panjat Tebing Indonesia
Dalam menjalankan tugasnya, Galar akan didampingi dua asisten pelatih, yakni Gunawan Santoso dan Fitriyani.
Sementara itu, untuk disiplin lead dan boulder, PP FPTI menunjuk pelatih asal Jawa Timur lainnya, Rindi Sufriyanto sebagai pelatih kepala yang didampingi Amri dan Solikhin.
Tim tersebut juga diperkuat tim pembuat jalur (routesetter) yang dikepalai Andi Saputra, dengan dukungan Akbar Huda, Marsudin, dan Bayu Parasela.
Dengan struktur baru ini, PP FPTI berharap pembinaan panjat tebing nasional semakin terarah dan mampu menjaga tradisi prestasi Indonesia, khususnya di nomor speed yang selama ini menjadi andalan di berbagai kejuaraan dunia.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan