RADAR SURABAYA – Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) resmi merombak komposisi tim pelatih untuk proyeksi Asian Games 2026.
Dua pelatih asal Jawa Timur, Galar Pandu Asmoro dan Rindi Sufriyanto, dipercaya memperkuat jajaran kepelatihan pelatnas panjat tebing Indonesia.
Dalam penugasan terbaru tersebut, Galar Pandu Asmoro akan menangani nomor lead, sedangkan Rindi Sufriyanto fokus pada nomor speed.
Perkuat Pelatnas untuk Target Asian Games 2026
Kehadiran Galar dan Rindi menjadi bagian dari strategi PP FPTI dalam meningkatkan daya saing tim Merah Putih di level Asia.
Keduanya dijadwalkan bergabung dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Jakarta guna beradaptasi dengan atlet dan tim pelatih lainnya.
Meski demikian, Galar mengaku masih menunggu surat keputusan (SK) resmi dari PP FPTI.
“Saya tidak berani bicara banyak. Sampai sekarang masih belum menerima SK,” ujar Galar saat ditemui di Lapangan Panjat Tebing Jatim Seger.
Namun, komunikasi dengan pengurus pusat disebut sudah dilakukan sebagai bagian dari proses pemanggilan.
Ketua Umum Pengprov FPTI Jawa Timur, Dhanu Iswara, juga membenarkan kabar tersebut.
“Memang sudah ada pembicaraan, dan saat ini tinggal menunggu SK,” tegasnya.
Rekam Jejak Prestasi Mentereng
Penunjukan Galar dan Rindi bukan tanpa alasan. Keduanya memiliki pengalaman panjang di dunia panjat tebing nasional maupun internasional.
Galar Pandu Asmoro dikenal sebagai mantan atlet berprestasi yang pernah meraih emas SEA Games 2010. Ia juga sukses membawa atlet Jawa Timur meraih emas pada PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara.
Sementara itu, Rindi Sufriyanto merupakan bagian dari tim peraih emas Asian Games 2018 di nomor speed relay bersama Muhammad Hinayah, Abu Dzar Yulianto, dan Veddriq Leonardo.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal kuat untuk menangani sektor speed yang selama ini menjadi andalan Indonesia.
Atlet Jatim Ikut Dipanggil
Selain dua pelatih tersebut, sejumlah atlet asal Jawa Timur juga masuk radar pelatnas. Mereka di antaranya:
Putra Tri Ramadhani (lead)
Alma Ariella Tsany (lead)
Mayra Azalia Nabila (lead)
Amanda Narda Mutia (speed)
Kombinasi pelatih dan atlet asal Jawa Timur ini diharapkan mampu memperkuat kedalaman skuad nasional dalam menghadapi persaingan ketat di Asian Games 2026.
Dengan penataan ulang tim pelatih serta pemanggilan atlet potensial, PP FPTI menegaskan komitmennya untuk menjaga tradisi emas panjat tebing Indonesia di level Asia.
Fokus pembinaan nomor lead dan speed menjadi kunci dalam mempertahankan dominasi Merah Putih di cabang olahraga ini.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan