Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sederet Pelanggaran Pengemudi Ugal-Ugalan di Gunung Sahari: Plat Nomor Palsu, Tak Ada SIM dan STNK, Serta Bawa Senjata Tajam

Nurista Purnamasari • Kamis, 26 Februari 2026 | 20:06 WIB

 

Mobil Toyota Calya yang dikemudikan Hafiz Mahendra ugal-ugalan di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat hingga memancing amuk massa.
Mobil Toyota Calya yang dikemudikan Hafiz Mahendra ugal-ugalan di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat hingga memancing amuk massa.

RADAR SURABAYA - Fakta baru terkuak dari kasus pengemudi ugal-ugalan di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Hafiz Mahendra, 25, pengemudi Toyota Calya yang melawan arus hingga menabrak sejumlah kendaraan, ternyata tidak memiliki SIM maupun STNK saat kejadian berlangsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan temuan tersebut.“Betul belum ditemukan STNK dan SIM pengemudi,” kata Budi, Kamis (26/2).

Selain itu, polisi juga menemukan sejumlah barang mencurigakan di dalam mobil Hafiz, yakni senjata tajam berupa golok dan badik, serta senjata api mainan.

Temuan ini membuat polisi mendalami kemungkinan adanya pelanggaran pidana umum selain pelanggaran lalu lintas.

Hafiz telah ditetapkan sebagai tersangka atas aksi ugal-ugalan dan melawan arah. Ia dijerat Pasal 311 ayat 1, 2, dan 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 8 juta.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung, menambahkan bahwa Hafiz diduga menggunakan pelat nomor palsu saat kejadian.

“Diduga menggunakan nomor pelat palsu di Jalan Gunung Sahari, sehingga diberhentikan oleh anggota lantas Aiptu Basri dan Aipda Jimber. Namun pengemudi kabur dan melaju melawan arah,” jelas Reynold.

Kronologi Aksi Ugal-ugalan

Aksi Hafiz sempat terekam video dan viral di media sosial. Dalam rekaman, terlihat mobil melaju melawan arus di tengah lalu lintas padat.

Seorang anggota polisi bahkan melepaskan tembakan peringatan ke udara agar mobil berhenti, namun Hafiz tetap menancap gas dan menabrak sejumlah kendaraan.
Warga yang marah kemudian mengejar mobil dan memukulkan helm ke arah kendaraan tersebut hingga akhirnya berhasil dihentikan. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Hafiz Mahendra #gunung sahari #jakarta pusat #pengemudi lawan arah #pengemudi ugal ugalan