RADAR SURABAYA - Raja Yordania Abdullah II ibn Al-Hussein memuji Presiden Prabowo Subianto yang konsisten membela rakyat Palestina. Hal itu disampaikan Raja Yordania kepada Presiden Prabowo saat pertemuan bilateral di Istana Basman, Amman, Yordania.
"Dukungan Bapak Presiden terhadap masa depan rakyat Palestina sungguh menyejukkan hati kami semua. Saya tahu Bapak Presiden berkomitmen mewujudkan perdamaian dan rasa tenang (di Palestina)," katanya seperti dikutip Kamis (26/2).
Raja Abdullah II menyebut “komitmen Presiden Prabowo untuk melindungi rakyat Palestina” sebagai keberanian. "Menurut saya, ini sangat penting. Saya menantikan diskusi ini, terutama bagaimana kami dapat membantu saudara-saudara kami dalam upaya (mewujudkan perdamaian) ini."
Raja Abdullah II juga memuji kepemimpinan Prabowo yang dinilai penting untuk menjadi tumpuan sejumlah proyek-proyek besar di kawasan. "Saya tahu, negara Bapak tertarik untuk melakukannya," katanya.
Pertemuan bilateral di Istana Basman merupakan agenda utama lawatan Presiden Prabowo di Kota Amman. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan kekhawatirannya mengenai aksi kekerasan yang dilakukan oleh zionis Israel kepada rakyat Palestina di Tepi Barat.
Menurut Presiden, insiden-insiden yang terjadi di Tepi Barat itu dapat menghambat upaya perdamaian di Gaza yang dilakukan oleh Dewan Perdamaian (Board of Peace).
"Kami sangat khawatir terhadap insiden-insiden yang terjadi di Tepi Barat. Kami merasa insiden itu dapat menghambat keberhasilan apapun upaya yang tengah kita sama-sama coba lakukan di Gaza," kata Prabowo kepada Raja Yordania.
Selepas pertemuan tersebut, Raja Yordania kemudian mengantarkan Presiden Prabowo ke Pangkalan Udara (Lanud) Angkatan Udara Yordania Marka. Raja Abdullah II menyetir sendiri kendaraan yang membawa dia dengan Presiden Prabowo.
Raja Yordania pun lanjut mengantar sahabatnya itu hingga ujung tangga pesawat. Presiden Prabowo pun masuk pesawat Garuda Indonesia PK-GIF dan melanjutkan lawatannya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (*)
Editor : Lambertus Hurek