RADAR SURABAYA – Minat warga menjadi anggota Dewan Pendidikan Surabaya ternyata sangat besar. Panitia seleksi Dewan Pendidikan Kota Surabaya menerima 265 orang pendaftar sejak seleksi dibuka pada 14 Februari hingga 24 Februari 2026.
Koordinator Seleksi Suko Widodo menyatakan bahwa para pendaftar memiliki latar belakang sumber daya manusia yang sangat baik dan beragam. "Sebanyak 65 peserta telah melengkapi dan mengumpulkan persyaratan administrasi sebagai tahapan awal seleksi," katanya di Surabaya, Rabu (25/2).
Ia mengatakan, para pendaftar memiliki kualitas yang sangat bagus dimana dari data sementara terdapat enam guru besar, 16 doktor, 23 lulusan magister dan 20 lulusan sarjana. "Mereka juga berasal dari berbagai latar belakang profesi," kata Suko.
Menurut dia, komposisi tersebut menunjukkan bahwa Dewan Pendidikan ke depan diharapkan akan diisi oleh individu-individu yang memiliki kompetensi akademik, pengalaman profesional, serta kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan.
Ia mengatakan, Dewan Pendidikan Kota Surabaya nantinya diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan masukan, pertimbangan, dan rekomendasi bagi pembangunan pendidikan di Kota Surabaya.
"Yang pasti, Dewan Pendidikan ini diisi oleh orang-orang yang memiliki pengetahuan di bidang pendidikan, peduli, serta bersedia menyisihkan pikiran, waktu, dan tenaga untuk memberikan saran bagi kemajuan pendidikan Surabaya," ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febriana Kusumawati menyampaikan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan antusiasme dan kepedulian warga Kota Surabaya terhadap dunia pendidikan.
"Antusiasme warga kota cukup tinggi dalam seleksi ini. Ini menjadi sinyal positif bahwa masyarakat memiliki kepedulian besar terhadap kemajuan pendidikan di Surabaya," ujarnya. (*)
Editor : Lambertus Hurek