Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Visa Haji Jatim 2026 Dikebut! 43.200 Jemaah Embarkasi Surabaya Ditarget Sudah Terbit Sebelum 20 Maret

Rahmat Sudrajat • Selasa, 24 Februari 2026 | 23:54 WIB

Petugas di Siskohat Embarkasi Surabaya saat melakukan penyusunan dan pengecekan paspor jemaah haji.
Petugas di Siskohat Embarkasi Surabaya saat melakukan penyusunan dan pengecekan paspor jemaah haji.

RADAR SURABAYA – Proses pemvisaan jemaah haji Jawa Timur (Jatim) untuk musim haji 1447 H/2026 M ditargetkan tuntas sebelum Ramadan berakhir.

Seluruh visa diharapkan sudah terbit paling lambat 1 Syawal 1447 H guna memastikan distribusi kartu nusuk berjalan lancar sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jatim, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa progres pengajuan visa telah mencapai tahap akhir.

“Sebanyak 100 persen paspor jemaah haji Jatim sudah diinput. Saat ini tinggal menunggu proses penerbitan visa,” ujarnya, Selasa (24/2).

Kuota Haji Jatim 2026 Capai 43.200 Jemaah

Pada musim haji tahun ini, kuota jemaah haji Jawa Timur meningkat menjadi 42.409 orang. Sementara itu, dua provinsi yang tergabung dalam Embarkasi Surabaya, yakni Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT), masing-masing memperoleh kuota 698 dan 516 jemaah.

Dengan demikian, total jemaah yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya mencapai 43.200 orang.

Anam menambahkan, proses penginputan paspor jemaah dari Bali dan NTT dilakukan secara mandiri, tetapi saat ini keduanya juga berada pada tahap menunggu penerbitan visa dari otoritas Arab Saudi.

Target Visa Terbit 20 Maret 2026

Proses pendaftaran pemvisaan telah ditutup sejak 8 Februari 2026. Pihak Arab Saudi, lanjut Anam, meminta percepatan penerbitan visa agar kartu nusuk dapat segera dibagikan kepada jemaah sebelum keberangkatan.

“Batas akhir penerbitan visa adalah 1 Syawal 1447 H. Namun, target kami seluruh visa sudah terbit pada 20 Maret 2026,” jelasnya.

Percepatan ini dinilai krusial untuk menghindari kendala administrasi menjelang masa pemberangkatan jemaah haji 2026.

Kebijakan Satu Embarkasi Satu Syarikah

Dalam penyelenggaraan haji tahun ini, pemerintah menerapkan kebijakan satu embarkasi satu syarikah (perusahaan layanan haji di Arab Saudi). Untuk Embarkasi Surabaya, akan ditangani oleh satu syarikah berbasis embarkasi.

“Embarkasi Surabaya tetap menggunakan satu syarikah. Insyaallah Albait Guest menjadi syarikah untuk wilayah Jatim,” pungkas Anam.

Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan koordinasi layanan, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga konsumsi jemaah selama berada di Tanah Suci. (rmt)

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#visa haji #jemaah haji jawa timur #embarkasi surabaya