RADAR SURABAYA - Menjelang Idul Fitri 2026, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah strategis dengan memperpanjang jadwal sekaligus menambah kuota pemesanan penukaran uang rupiah.
Kebijakan ini merupakan respons atas tingginya minat masyarakat terhadap program Semarak Rupiah Berkah Idulfitri (SERAMBI) yang rutin digelar setiap tahun.
Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa peningkatan kuota dan perpanjangan jadwal dilakukan khusus untuk wilayah Jawa.
“Pemesanan penukaran wilayah Jawa dapat dilakukan lebih cepat, yaitu mulai tanggal 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB hingga kuota habis,” ujarnya, Minggu (22/2).
Sementara itu, untuk wilayah luar Jawa, jadwal pemesanan tetap dimulai pada 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.
BI menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp 185,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri.
Tahun ini, BI juga menyediakan layanan penukaran uang dengan total nilai Rp 8,6 triliun, dengan nominal paket sebesar Rp 5,3 juta.
Layanan penukaran tersedia di 2.883 titik dengan total 8.755 layanan yang melibatkan BI dan perbankan di seluruh Indonesia.
Ramdan menegaskan bahwa program SERAMBI bukan hanya memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan uang pecahan baru, tetapi juga menjadi sarana edukasi.
“Kami ingin masyarakat semakin cinta rupiah, menggunakan rupiah secara bijak, dan menjaga kualitas uang yang beredar,” jelasnya.
Dengan perpanjangan jadwal dan penambahan kuota, BI berharap masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan penukaran uang menjelang Idul Fitri. (dtk/nur)
Editor : Nurista Purnamasari