Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pabersi Jatim Gaspol 2 Kejurprov 2026 demi Target Medali Emas PON 2028

Rahmat Adhy Kurniawan • Minggu, 22 Februari 2026 | 08:56 WIB

Muhammad Nabil (tengah), Ketua Pabersi Jatim Abram Nathan (kanan), dan Waka Binpres KONI Jatim Jefri Tagore.
Muhammad Nabil (tengah), Ketua Pabersi Jatim Abram Nathan (kanan), dan Waka Binpres KONI Jatim Jefri Tagore.

RADAR SURABAYA – Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pabersi) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Hotel Keyrie, Surabaya, Sabtu (21/2).

Agenda utama pertemuan tersebut adalah membenahi prestasi angkat berat Jatim yang belum mampu menyumbang medali emas dalam empat edisi Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari target besar Jawa Timur untuk bangkit dan menatap PON 2028 dengan ambisi meraih emas.

Angkat Berat Jadi Cabor Prioritas

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur, Muhammad Nabil, menegaskan bahwa angkat berat harus masuk dalam cabang olahraga prioritas pembinaan.

Menurutnya, capaian tanpa emas dalam empat PON terakhir menjadi alarm serius bagi pembinaan di daerah.

“Angkat berat ini cabor penting yang harus dikembangkan di Jawa Timur. Tiga PON terakhir kita belum dapat emas.

Karena itu saya minta daerah benar-benar mempersiapkan diri menuju Pra-PON 2027,” tegas Nabil.

Ia menyebut Pra-PON 2027 akan menjadi momentum krusial untuk mengukur kesiapan atlet sebelum berlaga di PON 2028.

Pengurus kabupaten/kota diminta memaksimalkan potensi atlet yang sudah berada di level “setengah matang” agar mencapai puncak performa saat event nasional.

Selain itu, Nabil mendorong KONI Pusat segera menetapkan cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON mendatang agar daerah memiliki kepastian dalam menyusun program pembinaan jangka menengah dan panjang.

“Cabor harus sering ikut kompetisi dan event. Jangan hanya kuat di latihan, tetapi tidak kuat di pertandingan,” ujarnya.

Dua Kejurprov Digelar pada 2026

Ketua Umum Pabersi Jatim, Abram Nathan, memastikan hasil Rakerda langsung ditindaklanjuti melalui agenda kompetisi dan pembenahan organisasi.

Program terdekat adalah penyelenggaraan dua Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sepanjang 2026.

Kejurprov pertama dijadwalkan pada Mei atau Juni dengan mempertandingkan kelas subjunior dan umum.

Sementara Kejurprov kedua akan digelar pada Desember 2026, khusus kategori junior sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sekaligus pra-kualifikasi atlet potensial.

“Kita akan set seperti babak kualifikasi agar saat Porprov nanti benar-benar diikuti atlet yang sudah memenuhi standar kualitas,” kata Abram.

Skema ini diharapkan mampu menyaring atlet terbaik sekaligus meningkatkan daya saing sejak level provinsi sebelum menatap Pra-PON 2027.

Penguatan SDM dan Standarisasi Lisensi

Tak hanya fokus pada kompetisi, Pabersi Jatim juga menaruh perhatian pada penguatan sumber daya manusia (SDM).

Salah satu persoalan yang terungkap dalam Rakerda adalah masih banyak pelatih dan wasit yang belum memiliki lisensi resmi.

Karena itu, program penataran dan pelatihan akan digencarkan guna menyamakan visi serta standar pembinaan di seluruh kabupaten/kota.

Standarisasi lisensi dinilai penting untuk meningkatkan kualitas teknik, regulasi pertandingan, serta profesionalisme organisasi.

Selain itu, pembenahan database atlet, pelatih, dan wasit juga menjadi prioritas. Data yang akurat akan memudahkan pemantauan performa atlet secara berkelanjutan menuju Porprov dan Pra-PON 2027.

Target Emas PON 2028

Melalui rangkaian program kompetisi, penguatan SDM, dan penataan organisasi, Pabersi Jatim menargetkan kebangkitan prestasi pada PON 2028.

Ambisi besar tersebut tidak hanya sebatas partisipasi, tetapi benar-benar membidik medali emas.

Rakerda 2026 menjadi titik awal konsolidasi sekaligus penegasan komitmen bahwa angkat berat Jawa Timur siap bangkit dan kembali menjadi kekuatan di pentas nasional.(rak)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Kejurprov #angkat berat #Jawa Timur #Muhammad Nabil #PON 2028 #Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) #pabersi