RADAR SURABAYA – Pengurus Kota Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Surabaya mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur 2026.
Sebanyak 82 pesilat disiapkan melalui program Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) guna membidik gelar juara umum.
Pelatih Kepala Puslatcab Pencak Silat Surabaya, Nur Azmi Rifai, mengatakan pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dengan evaluasi dari berbagai ajang sebelumnya.
“Kami melakukan pembinaan sejak dini agar atlet siap secara teknik, fisik, dan mental saat bertanding,” ujarnya, Jumat (20/2).
Program Puslatcab IPSI Surabaya
Program Puslatcab melibatkan 82 atlet yang diproyeksikan tampil pada sejumlah agenda, yakni Porprov, Kejurprov, serta Kejurda Pra-Porprov.
Dari jumlah tersebut, 32 atlet dipersiapkan sesuai kebutuhan kategori pertandingan di tiap ajang.
Pembinaan berada di bawah pengawasan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya bersama IPSI Surabaya. Tim pelatih memastikan seluruh atlet dalam kondisi prima dan siap bersaing.
Dalam setiap kejuaraan, IPSI Surabaya akan memberangkatkan 19 atlet putra dan 15 atlet putri yang didampingi 10 pelatih. Mereka akan turun pada 16 kategori tanding dan 6 kategori seni.
Target Juara Umum Porprov Jatim
Sekretaris IPSI Surabaya, Faisal Ardianto, menegaskan target utama adalah kembali merebut gelar juara umum cabang olahraga pencak silat dengan perolehan medali emas terbanyak.
“Persaingan diprediksi semakin merata, apalagi dengan penerapan peraturan baru. Namun kami optimistis bisa meningkatkan capaian medali,” katanya.
Berdasarkan evaluasi Kejurprov dan Porprov sebelumnya, sejumlah daerah seperti Kabupaten Blitar, Bangkalan, Pamekasan, dan Kabupaten Pasuruan dinilai menjadi pesaing utama.
Optimistis Tambah Medali
IPSI Surabaya melihat peluang besar dengan adanya penambahan kelas pertandingan yang membuka ruang lebih luas bagi atlet untuk berprestasi. Persiapan fisik, teknik, serta strategi terus dimatangkan menjelang kejuaraan tingkat provinsi tersebut.
Dengan komposisi atlet berpengalaman dan regenerasi pesilat muda, IPSI Surabaya optimistis mampu mempertahankan dominasi di Jawa Timur sekaligus mengukuhkan posisi sebagai salah satu kekuatan utama pencak silat di level daerah.
Keikutsertaan dalam Porprov dan Kejurprov Jatim 2026 menjadi momentum penting bagi Surabaya untuk kembali menorehkan prestasi dan membuktikan hasil pembinaan jangka panjang yang konsisten.(sam)