Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jatim Tak Tergoyahkan! Dominasi Atlet Selam Nasional Bikin PB POSSI Siap Bawa Kejuaraan Dunia ke Surabaya

Andy Satria • Selasa, 17 Februari 2026 | 07:04 WIB
Ketua Umum PB POSSI, Makhruzi Rahman (dua dari kanan) ketika melantik pengurus POSSI Jatim yang diketuai Mirza Muttaqien (kanan), di Hotel Mercure, Surabaya.
Ketua Umum PB POSSI, Makhruzi Rahman (dua dari kanan) ketika melantik pengurus POSSI Jatim yang diketuai Mirza Muttaqien (kanan), di Hotel Mercure, Surabaya.

RADAR SURABAYA – Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai gudang atlet selam nasional. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI),

Komjen Pol. Makhruzi Rahman, mengapresiasi tradisi juara yang terus dipertahankan provinsi ini dalam berbagai ajang nasional maupun internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Makhruzi usai melantik Mirza Muttaqien sebagai ketua Pengprov POSSI Jawa Timur di Surabaya.

Ia menilai kontribusi atlet-atlet Jawa Timur sangat signifikan dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, khususnya pada nomor finswimming.

Dominasi Atlet Jawa Timur di Ajang Internasional

Dalam periode 2023–2024, Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan jumlah atlet terbanyak yang dikirim memperkuat tim nasional selam Indonesia. Mayoritas dari mereka tampil impresif dan sukses meraih podium juara.

“Rata-rata memang didominasi oleh atlet-atlet Jawa Timur,” ujar Makhruzi.

Dominasi tersebut terlihat jelas pada ajang SEA Games 2023 di Kamboja. Atlet selam Indonesia berhasil mempersembahkan delapan medali emas, dengan kontribusi besar datang dari wakil Jawa Timur.

Tak hanya itu, pada kejuaraan internasional di Italia, atlet selam asal Jawa Timur juga berperan dalam raihan lima medali emas untuk Indonesia.

Capaian tersebut semakin mengukuhkan posisi Jawa Timur sebagai pusat pembinaan atlet selam berprestasi.

Tantangan: Kuota Atlet dan Fasilitas Berstandar Dunia

Meski prestasi terus meningkat, PB POSSI menilai masih ada tantangan yang perlu dibenahi, terutama terkait jumlah atlet yang dikirim ke ajang internasional.

Dalam kejuaraan di Italia, Indonesia hanya mengirim 26 atlet, sedangkan negara pesaing mampu menurunkan hingga 60–70 atlet.

Kondisi tersebut membuat Indonesia tidak dapat mengikuti seluruh nomor pertandingan yang tersedia.

“Kalau jumlah atlet yang dikirim lebih banyak, tentu peluang meraih medali juga semakin besar,” tegas Makhruzi.

Selain kuantitas atlet, aspek fasilitas juga menjadi perhatian. Menurutnya, keberadaan kolam renang berstandar internasional menjadi faktor penting dalam menunjang pembinaan sekaligus membuka peluang menjadi tuan rumah kejuaraan dunia.

“Kalau Jawa Timur memiliki kolam berstandar internasional, PB POSSI siap mengarahkan penyelenggaraan kejuaraan dunia ke sini,” ujarnya.

Target PON 2028 dan Industri Olahraga

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menegaskan bahwa setiap capaian prestasi memiliki nilai strategis dalam proses pembinaan jangka panjang.

Saat ini, fokus utama Jawa Timur adalah mempertahankan supremasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Sebelumnya, Jawa Timur sukses mencatatkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Nasional XX Papua dan Pekan Olahraga Nasional XIX Jawa Barat dengan meraih gelar juara umum.

Meski sempat menghadapi kendala cuaca pada cabang olahraga laut yang menyebabkan penundaan akibat keadaan kahar (force majeure), Nabil optimistis pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan mampu menjaga konsistensi prestasi.

Menurutnya, penyelenggaraan event secara rutin serta partisipasi atlet dalam kejuaraan internasional merupakan tahapan penting menuju prestasi puncak.

Bahkan, hal tersebut menjadi fondasi menuju industri olahraga yang profesional dan berkelanjutan di Jawa Timur.

Ketua Pengprov POSSI Jatim Mirza Muttaqien mengatakan pelantikan pengurus bukan sekadar agenda seremonial. Melainkan momentum penting dalam menentukan masa depan prestasi olahraga selam di Jatim.

Dalam kebijakan ke depan, POSSI Jatim akan memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini melalui kerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Jatim, terutama melalui program pembinaan pelajar seperti POR SD dan POPDA.

Selain itu, bersama KONI Jatim, pembinaan jangka panjang akan dioptimalkan melalui Pusat Latihan Daerah (Puslatda) serta pelaksanaan PORPROV sebagai ajang penjaringan atlet potensial.

POSSI Jawa Timur juga memperkuat sinergi dengan PB POSSI untuk memastikan cabor selam tetap berpartisipasi dalam ajang nasional strategis, seperti POPNAS dan PON, sekaligus mendorong atlet mampu bersaing di tingkat internasional.

Jawa Timur, Pilar Kekuatan Selam Indonesia

Dengan tradisi juara yang terus terjaga, dukungan organisasi, serta komitmen pembinaan berkelanjutan, Jawa Timur diproyeksikan tetap menjadi pilar utama kekuatan selam Indonesia di masa depan.

Jika dukungan fasilitas dan kuota atlet semakin optimal, bukan tidak mungkin Jawa Timur tak hanya menjadi gudang atlet nasional, tetapi juga pusat kejuaraan selam kelas dunia.(sam)

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#possi jatim #Muhammad Nabil #Makhruzi Rahman #Mirza Muttaqien