Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Merah Jadi Simbol Imlek, Sarat Makna Keberuntungan dan Penolak Bala

Muhammad Firman Syah • Senin, 16 Februari 2026 | 13:10 WIB

Warna Merah: Warna khas Imlek yang melambangkan keberuntungan, keselamatan, dan harapan baru.
Warna Merah: Warna khas Imlek yang melambangkan keberuntungan, keselamatan, dan harapan baru.

RADAR SURABAYA — Warna merah selalu mendominasi perayaan Tahun Baru Imlek. Lampion, dekorasi rumah, hingga angpao tampil dalam balutan warna mencolok tersebut. Bagi masyarakat Tionghoa, merah bukan sekadar hiasan, melainkan simbol yang sarat makna.

Dalam tradisi Tionghoa, merah melambangkan kegembiraan, keberuntungan, dan harapan akan rezeki yang melimpah di tahun yang baru. Warna ini juga dipercaya mampu mengusir energi negatif serta membawa perlindungan bagi keluarga.

Baca Juga: Sterilisasi Jelang Imlek, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Periksa Kelenteng di Surabaya

Kepercayaan itu tak lepas dari legenda kuno tentang makhluk buas bernama Nian. Konon, Nian muncul setiap malam pergantian tahun dan meneror penduduk desa. Untuk mengusirnya, warga menghias rumah dengan warna merah, menyalakan api, dan membuat suara keras. Sejak saat itu, merah diyakini sebagai warna penolak bala.

Makna simbolis tersebut juga tercermin dalam tradisi berbagi angpao. Amplop merah yang diberikan kepada anak-anak atau kerabat berisi doa keselamatan, kesehatan, dan kesuksesan. Tradisi ini menjadi salah satu momen yang paling dinanti saat perayaan Imlek.

Baca Juga: Tiga Kawasan Chinatown di Surabaya untuk Rayakan Imlek

Budayawan menilai, kuatnya simbol warna merah menunjukkan bagaimana nilai filosofis tetap dijaga lintas generasi. Di berbagai daerah, termasuk Indonesia, komunitas Tionghoa terus melestarikan tradisi tersebut sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya.

Tak heran, setiap Imlek tiba, nuansa merah seolah menjadi penanda datangnya harapan baru sekaligus pengingat akan akar tradisi yang terus hidup di tengah modernitas. (naa/fir)

Editor : M Firman Syah
#Tradisi Tionghoa #warna merah #Tahun Baru Cina #imlek #angpao