Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Persebaya Percaya Pemain Muda di Tengah Ketatnya BRI Super League

Andy Satria • Jumat, 13 Februari 2026 | 06:02 WIB

Alfan Suaib tampil luar biasa saat menghadapi Bali United.
Alfan Suaib tampil luar biasa saat menghadapi Bali United.

Bernardo Tavares Buka Fakta Rekrutmen Lokal Persebaya, Pemain Muda Dapat Sinyal Kuat

RADAR SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, membuka fakta terkait strategi rekrutmen pemain lokal sekaligus memberi sinyal kuat kepada para pemain muda di tengah ketatnya persaingan BRI Super League 2025/2026.

Persaingan mengisi slot regulasi U-23 di skuad Green Force kini tak lagi sekadar formalitas administratif. Kompetisi internal benar-benar hidup, seiring meningkatnya performa sejumlah pemain muda yang mulai mencuri perhatian.

Persaingan Slot U-23 Makin Ketat

Nama Toni Firmansyah dan Mikael Alfredo Tata memang masih menjadi pilihan utama berkat pengalaman mereka di kompetisi nasional hingga Timnas Indonesia. Namun, posisi tersebut kini tak lagi sepenuhnya aman.

Sadida Nugraha menjadi salah satu pemain muda yang tampil impresif. Sejak bergabung dengan tim senior pada 1 Juli 2025, ia beberapa kali dipercaya menjadi starter, bahkan menggantikan Toni Firmansyah.

Sadida juga sempat meraih predikat Man of the Match dan membantu Persebaya menahan imbang PSM Makassar 1-1 di Stadion Gelora B.J. Habibie.

Selain Sadida, Dimas Wicaksono Putra Rahman dan Moch. Ichsas Baihaqi mulai rutin mendapatkan menit bermain.

Terbaru, Alfan Suaib mencetak gol perdananya saat Persebaya menundukkan Bali United FC dengan skor 3-1. Gol tersebut menjadi bukti bahwa regenerasi di tubuh Bajul Ijo berjalan serius.

Rekrutmen Lokal Jadi Sorotan

Di tengah kompetisi internal yang semakin kompetitif, Persebaya melepas tiga pemain lokal: Kadek Raditya, Rizky Dwi Pangestu, dan Rendy Oscario. Langkah itu sempat memunculkan tanda tanya di kalangan suporter.

Namun, manajemen segera bergerak dengan mendatangkan Riyan Ardiansyah dari Malut United FC serta mempromosikan Ahmad Mujtaba Ilham Akbar dari akademi.

Bernardo Tavares menegaskan bahwa keputusan tersebut bagian dari strategi menciptakan persaingan sehat di dalam tim.

“Kami membutuhkan kompetisi di dalam skuad. Banyak pemain lokal keluar dan tidak ada yang datang. Riyan adalah solusi yang baik karena memiliki pengalaman,” ujar Tavares.

Meski begitu, pelatih asal Portugal itu mengakui Riyan masih membutuhkan waktu untuk mencapai kondisi terbaiknya.

 “Dia sedang dalam masa jeda dan staminanya belum begitu baik. Kami akan melatihnya. Nantinya, saya ingin setiap posisi memiliki persaingan yang sehat,” tegasnya.

Pintu Terbuka untuk Akademi

Promosi Ahmad Mujtaba Ilham Akbar menjadi sinyal jelas bahwa Persebaya serius dalam pembinaan usia muda. Bek sayap jebolan PSAL tersebut sebelumnya tampil menonjol bersama Persebaya U-20.

Tavares memastikan tim pelatih aktif memantau perkembangan pemain di kelompok usia.

 “Kami memantau U-20, U-18, dan U-16. Jika mereka menunjukkan mentalitas, kerja keras, serta keinginan untuk berkembang, pintu tim utama terbuka,” tandasnya.

Strategi ini menunjukkan bahwa Persebaya Surabaya tidak hanya fokus pada hasil jangka pendek di BRI Super League 2025/2026, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang melalui pembinaan pemain muda dan rekrutmen yang terukur.(sam)

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#pemain muda #alfan suaib #Bernardo Tavares #BRI Super League 2025/2026 #Persebaya Surabaya