JAKARTA TIMUR — Meriyati Roeslani Hoegeng atau Eyang Meri wafat pada Selasa (03/02) di usia 100 tahun. Almarhumah meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polri Kramatjati.
Kepergian Eyang Meri tidak hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga refleksi tentang integritas, kesederhanaan, dan pengabdian yang konsisten ia jalani sepanjang hidup. Sosoknya dikenal luas sebagai figur teladan, terutama di lingkungan keluarga besar Polri.
Baca Juga: Breaking News! Mabes Polri Copot Kapolresta Sleman imbas Kasus Jambret
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyebut Eyang Meri sebagai figur penting dalam sejarah moral Polri. Hal itu disampaikan dalam keterangan resminya kepada wartawan.
“Polri sangat kehilangan sosok Eyang Meri. Beliau bukan sekadar saksi sejarah, tetapi pelita keteladanan. Semasa hidupnya, beliau menjadi inspirasi bagi generasi penerus Polri dan Bhayangkari untuk menjaga marwah institusi,” ujarnya.
Baca Juga: Kasihan, Kakek Ini Dituding Jual Es dari Spons, Labfor Polri Pastikan Aman Dikonsumsi
Di mata keluarga besar Polri, Eyang Meri dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan membumi. Ia tidak pernah mencari sorotan, namun teguh memegang nilai-nilai yang diyakininya, termasuk saat mendampingi mendiang suaminya, Hoegeng Iman Santoso, yang dikenal luas sebagai simbol kejujuran dan ketegasan.
Eyang Meri lahir di Yogyakarta pada 23 Juni 1925. Ia menikah dengan Hoegeng pada 31 Oktober 1946 dan dikaruniai tiga orang anak. Kehidupan keluarga yang utuh dan sederhana menjadi bagian dari perjalanan hidup yang ia jalani dengan penuh keteladanan.
Baca Juga: Haji 2026: DPR Ingatkan Penambahan Personel TNI-Polri Jangan Pangkas Kuota Petugas Haji
Jenazah Eyang Meri disemayamkan di rumah duka Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat. Almarhumah dimakamkan di TPU Giri Tama, Tonjong, Bogor, Rabu (04/02) usai salat Zuhur.
Semasa hidupnya, Eyang Meri kerap menerima kunjungan tokoh nasional dan anggota Polri. Nilai kejujuran, kesederhanaan, serta pengabdian tanpa pamrih yang ia pegang teguh terus dikenang hingga kini. (fid/fir)
Editor : M Firman Syah