RADAR SURABAYA — Umat Muslim di Indonesia dan berbagai belahan dunia mulai mempersiapkan diri menyambut Malam Nisfu Syaban 2026. Momen religius ini diyakini sebagai malam penuh berkah dan ampunan, yang tahun ini diperkirakan jatuh pada Kamis (29/1).
Malam Nisfu Syaban merupakan malam pertengahan bulan Sya’ban, tepatnya malam tanggal 15 Sya’ban. Dalam kalender Masehi, peringatannya diperkirakan berlangsung pada malam Senin, 2 Februari 2026 hingga Selasa dini hari, 3 Februari 2026. Penetapan pastinya tetap menunggu hasil rukyatul hilal di sejumlah daerah.
Baca Juga: Awal Ramadan 1447 Hijriah Diprediksi Berbeda, Sidang Isbat Jadi Penentu
Sejumlah ulama menyebut malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan khusus. Malam ini diyakini sebagai waktu turunnya ampunan Allah SWT bagi hamba-Nya yang bertaubat dan berdoa dengan sungguh-sungguh. Dalam salah satu riwayat disebutkan bahwa Allah SWT mengampuni dosa-dosa hamba-Nya pada malam pertengahan Sya’ban, kecuali bagi mereka yang berbuat syirik atau menyimpan permusuhan.
Karena itu, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amalan ibadah. Di antaranya dengan membaca doa dan istighfar, melaksanakan shalat malam atau tahajud, serta memperbaiki hubungan dengan sesama. Sebagian masyarakat juga menghidupkan malam ini dengan membaca Surat Yasin setelah shalat Maghrib sebagai bentuk permohonan ampunan dan keberkahan.
Selain amalan malam, sebagian umat Muslim juga melaksanakan puasa sunnah pada siang hari tanggal 15 Sya’ban. Puasa ini kerap dimaknai sebagai latihan spiritual sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Amalan lain yang dianjurkan antara lain sedekah, shalat sunnah, dan dzikir untuk membersihkan hati.
Meski demikian, para ulama memiliki pandangan berbeda terkait kekhususan ritual Malam Nisfu Syaban. Sebagian menegaskan tidak ada ibadah khusus yang bersifat wajib, sehingga amalan yang dilakukan cukup berupa ibadah umum seperti doa, dzikir, dan shalat sunnah, tanpa mengkhususkan ritual tertentu yang tidak memiliki dalil kuat. Namun demikian, mereka sepakat bahwa memperbanyak ibadah di malam tersebut merupakan amalan yang dianjurkan.
Malam Nisfu Syaban menjadi momentum refleksi bagi umat Muslim untuk mengevaluasi diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT sebelum memasuki bulan Ramadan. (rif/fir)
Editor : M Firman Syah